Dishub Padang Panjang Pasang Rambu Penunjuk Jalan Alternatif

id I Putu Venda

Dishub Padang Panjang Pasang Rambu Penunjuk Jalan Alternatif

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Panjang, I Putu Venda. (ANTARA SUMBAR/Zulham Beni Kusuma)

Padang Panjang, (Antara Sumbar) - Dinas Perhubungan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat akan memasang rambu lalulintas penunjuk arah jalan alternatif di sejumlah titik untuk memudahkan pengendara dalam menghindari kemacetan selama lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah di daerah itu.

"Kami akan memasang rambu menunjuk arah jalan alternatif menghindari kemacetan di dalam kota sebanyak empat titik," kata kepala Dinas Perhubungan setempat I Putu Venda di Padang Panjang, Senin.

Ia mengatakan rambu penunjuk arah jalan alternatif itu sangat dibutuhkan mengingat Padang Panjang merupakan salah satu kota yang berada di perlintasan arus lalulintas di Sumbar.

"Apa lagi saat lebaran volume kendaraan akan meningkat, maka kemacetan tidak terelakan lagi, sehingga dibutuhkan jalan alternatif untuk menghindari kemacetan itu," ujarnya.

Lokasi yang menjadi pemasangan rambu penunjuk jalan alternatif itu berada di simpang Mifan Kelurahan Silaing Bawah, Simpang Padang di Kelurahan Silaing Atas, Simpinag Monas di Kelurahan Sigando dan Simpang Kacang Kayu di Kelurahan Ekor lubuk.

Ia berharap kepada masyarakat atau pengendara ketika melintasi Padang Panjang bisa mempergunakan jalur laternatif tersebut untuk menghindari kemacetan.

Tidak saja pemasangan rambu penunjuk jalan alternatif, Dishub Padang Panjang juga akan melakukan rekayasa lalulintas selama Lebaran Idul Fitri 1438 H.

"Di simpang Padang kami akan melakukan rekayasa lalulintas dengan tidak mengoperasikan lampu merah jika arus lalulintas padat," jelasnya.

Anggota DPRD Padang Panjang Hendra Saputra memberikan apresiasi kepada Dishub dalam memberikan pelayanan kepada pengendara selama Lebaran Idul Fitri.

"Itu harus dilakukan, jika tidak kendaraan akan mempergunakan jalur biasa, sehingga penumpukan kendaraan akan terjadi di dalam kota," sebutnya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar