Dokter Sri Lestari Jadi Pembicara di Kongres Dunia Penyakit Kulit

id Dosen, Kedokteran, Unand, Pembicara, Kanada

Padang, (AntaraSumbar) - Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang Sri Lestari ikut bagian menjadi pembicara dalam kongres dunia ketiga tentang penyakit kulit di Vancouver, Kanada, pada 8 hingga 13 Juni 2015.

"Dokter Sri Lestari menjadi pembicara tentang ilmu penyakit paget atau salah satu jenis dari kanker payudara pada kongres yang dihadiri oleh hampir seluruh ahli penyakit kulit dunia," kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Unand, Eriyanty di Padang, Senin.

Ia menyebutkan dalam kongres tersebut Sri Lestari menampilkan presentasi dengan judul "A Rare Case of Mammary Paget's Disease" atau penanggulangan kasus penyakit paget pada payudara.

Dalam penampilan tersebut Sri Lestari memaparkan tentang pengobatan dini dan tepat untuk mencegah munculnya penyakit paget tersebut.

"Kemunculan Sri Lestari menjadi pembicara di seminar luar negeri tersebut menambah daftar panjang dosen Unand yang menjadi narasumber di dunia internasional," katanya.

Sebelum ini, katanya, Rektor Unand Werry Darta Taifur ikut bagian menjadi peserta sekaligus pembicara dalam konferensi global di London awal Juni.

Selain itu beberapa petinggi Unand seperti Wakil Rektor IV Helmi pernah menjadi pembicara di Amerika Serikat dan Jepang.

Kepala LP3M Unand juga pernah menjadi pembicara di India dan Tiongkok.

"Awal dari kesempatan menjadi narasumber tersebut berimplikasi pada tercapainya kerja sama dengan universitas di negara tersebut," ujarnya.

Sementara itu kader Posyandu Bandar Buat, Padang, Ofenidelfita mengapresiasi adanya dosen di Padang yang berkecimpung dalam pengobatan penyakit payudara tersebut.

Dengan begitu, katanya, penyakit berbahaya yang mudah menyerang wanita muda dan tua itu dapat segera terobati. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.