Flu Babi Tewaskan Lima Orang, Tulari 236 di Venezuela
Senin, 27 Mei 2013 10:48 WIB
Karakas, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak lima orang dilaporkan telah tewas dan 236 orang lagi tertular flu babi di Venezuela, kata beberapa pejabat pada Ahad (26/5).
Di antara kelima korban tersebut, dua tinggal di Zulia, dua di Aragua dan satu orang menetap di Lara, kata satu laporan yang disiarkan belum lama ini oleh pemerintah.
Penularan terjadi di berbagai wilayah di seluruh negeri itu, sementara tak ada kasus yang dilaporkan di Ibu Kotanya, Karakas, atau daerah sekitarnya.
Flu babi, yang juga dikenal sebagai Influenza H1N1, menyerang Venezuela secara besar-besaran ketika penyakit tersebut menjadi wabah di seluruh dunia antara 2009 dan 2011.
Menteri Kesehatan Venezuela Isabel Iturria menyeru rakyat agar tetap tenang, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin. Ia mengatakan vaksin akan dikirim ke wilayah yang paling rentan.
Penduduk di daerah yang tertular diberitahu agar mengenakan masker saat mereka keluar rumah dan mencuci tangan secara rutin, serta berobat segera setelah gejala muncul.
Di El Hatillo, salah satu dari lima sektor di Karakas, pemerintah setempat melancarkan program vaksinasi flu babi pada Ahad (26/5) untuk meredam kekhawatiran warga. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendag dalami temuan Singapura terkait babi asal Batam terinfeksi virus ASF
04 May 2023 15:33 WIB, 2023
Bupati: Olahraga buru babi budaya Sumbar yang gerakkan ekonomi masyarakat
29 January 2023 11:40 WIB, 2023
Beruang madu terjerat jerat babi hutan di Solok Selatan, BKSDA Sumbar berhasil mengevakuasi
25 January 2022 13:21 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018