Logo Header Antaranews Sumbar

BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok

Rabu, 7 Februari 2018 20:36 WIB
Image Print
BNI Salurkan Kartu Indonesia Pintar di Dharmasraya dan Solok (ist)
Penyerahan penyaluran program Indonesia Pintar kali ini sangat istimewa karena dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Dhamasraya

Dhamasraya (Antaranews Sumbar) PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Wilayah Padang dan di Kantor Cabang Solok kembali melaksanakan melakukan penyaluran bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk SMA dan SMK sebanyak 382 siswa di Dhamasraya dan Solok.

Penyerahan penyaluran program Indonesia Pintar kali ini sangat istimewa karena dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Dhamasraya, Rabu.

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menyampaikan kepada siswa siswi penerima KIP agar dipergunakan untuk keperluan pendidikan seperti beli seragam, buku, sepatu maupun tas sekolah.


CEO BNI Wilayah Padang Rahmad Hidayat yang turut hadir menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo ditemui dilokasi penyerahan KIP di Lapangan Bola Taman Sari, Jorong Teluk Sikai, Kecamatan Sitiung Kabupaten Dhamasraya menyampaikan bahwa BNI juga bangga bisa menjadi salah satu bank penyalur program KIP.

Rahmad Hidayat menyampaikan bahwa untuk Program Indonesia Pintar (PIP) 2017, BNI dipercayakan untuk menyalurkan dana PIP untuk tingkat SMA sekitar Rp1,12 triliun yang akan disalurkan pada lebih kurang 1,2 juta siswa dan untuk tingkat SMK, dan lebih kurang Rp1,08 triliun yang akan disalurkan pada sekitar 1,6 juta siswa melalui rekening Simpanan Pelajar yang dibukakan di Kantor Cabang BNI di seluruh Indonesia.

Khusus untuk Provinsi Sumatera Barat untuk tingkat SMA dana yang disalurkan berjumlah Rp38,5 miliar untuk 47.518 siswa yang tersebar di 436 sekolah meliputi 12 kabupaten dan tujuh kota.

Sementara itu, khusus di Kab Dharmasraya, dana yang disalurkan berjumlah Rp1,18 miliar untuk Kabupaten Solok sebanyak 2.209 siswa di 34 sekolah dan untuk Kabupaten Solok Selatan dana yang disalurkan berjumlah Rp1,39 miliar untuk 1.680 siswa di 19 sekolah.

Sampai dengan posisi 1 Februari 2018, dari 15 tahapan bantuan, dana yang disalurkan berjumlah Rp1,24 triliun untuk 1.520.422 siswa.

Progres pencairan bantuan oleh siswa secara nasional baru mencapai 72,52 persen untuk 1.052.818 rekening dengan nilai bantuan sebesar Rp900,5 miliar. Pencairan bantuan untuk ProvinsiSumatera Barat sudah mencapai 80,96 persen untuk 37.405 siswa dengan nilai bantuan Rp31.2 miliar.

Sedangkan untuk Kabupaten Dharmasraya pencairan sudah mencapai 81,29 persen untuk 1.135 siswa dengan nilai bantuan Rp960 juta, dan untuk Kabupaten Solok pencairan sudah mencapai 83,47 persen untuk 1.775 siswa dengan nilai bantuan Rp1,52 miliar. Kemudian dan untuk Kabupaten Solok Selatan pencairan sudah mencapai 82,71 persen untuk 1.325 siswa dengan nilai bantuan Rp1,15 miliar.

Rahmad Hidayat menambahkan khusus untuk tingkat SMK di Provinsi Sumatera Barat, dana yang disalurkan berjumlah Rp24,60 miliar untuk 37.186 siswa yang tersebar di 206 sekolah meliputi 12 kabupaten dan tujuh kota.


Dari jumlah itu, di Kabupaten Dharmasraya dana yang disalurkan berjumlah Rp 1.06 miliar untuk 1.495 siswa di tujuh sekolah, untuk Kabupaten Solok dana yang disalurkan berjumlah Rp869 juta untuk 1.352 siswa di 13 sekolah dan untuk Kabupaten Solok Selatan dana yang disalurkan berjumlah Rp 490 juta untuk 782 siswa di enam sekolah.

Sampai dengan posisi 1 Februari 2018, dari 25 tahapan bantuan sehingga dana yang disalurkan berjumlah Rp1.31T untuk 1.879.627 siswa. Pencairan bantuan untuk Provinsi Sumbar mencapai 68,67 persen untuk 24.417 siswa dengan nilai bantuan Rp16.89 miliar.

Sedangkan untuk Kabupaten Dharmasraya pencairan sudah mencapai 77,60 persen untuk 1.159 siswa dengan nilai bantuan Rp828 juta, untuk Kabupaten Solok pencairan sudah mencapai 37,00 persen untuk 453 siswa dengan nilai bantuan Rp321 juta, dan untuk Kabupaten Solok Selatan pencairan sudah mencapai 54,13 persen untuk 364 siswa dengan nilai bantuan Rp265 juta. ***



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026