Padang, (AntaraSumbar) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menjaring 17 pelajar yang membolos pada Selasa pagi.
"Semua pelajar kami jaring pada saat menggunakan jasa warung internet dan game online," kata Kepala Satpol PP Kota Padang, Firdaus Ilyas di Padang, Selasa.
Ia menambahkan, pelajar itu berasal dari SMP Muhammadiyah, SMKN 1 Padang, SMAN 15, SMAN 9, SMK Kartika 1-2, SMAN 6, SMA Kartika 1-5, dan MAN 1 Padang.
Setelah terjaring pelajar yang membolos dibawa ke Kantor Satpol PP Padang untuk diberikan pengarahan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi kegiatan serupa.
Setelah itu Satpol PP Padang juga memanggil perwakilan sekolah dan orang tua pelajar yang bersangkutan.
Ia menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan patroli sehingga di pastikan tidak ada lagi pelajar yang membolos di kota itu.
"Kalau kami tidak maksimalkan patroli tentu pelajar yang membolos akan menjadi-jadi untuk itu kami akan terus memaksimalkan patroli," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi mengingatkan pihak sekolah harus memberikan pembinaan dan sanksi tegas kepada pelajar yang sering kedapatan membolos.
"Tentu mereka harus dibina mungkin ada beberapa faktor makanya mereka membolos namun kalau itu berlanjut harus ada sanksi tegas," kata dia. (cpw)