Padang, (Antara) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menyatakan panitia even Tour de Singkarak (TdS) 2015 telah melakukan pembatalan sebanyak 62 kamar hotel untuk peserta dari sebelumnya 304 menjadi 242 kamar.


"Sebelumnya panitia telah memboking penginapan untuk peserta sebanyak 304 kamar, namun pada Minggu (4/10) penitia menguranginya menjadi 242 kamar saja," kata wakil ketua PHRI Bukittinggi, Syafril saat dikonfirmasi dari Padang, Senin.

Ia mengatakan pada awalnya untuk penginapan peserta dan para official TdS 2015, panitia telah memboking 304 kamar penginapan selama tiga hari yaitu dari 6 sampai 8 Oktober.

"Pengurangan 62 kamar ini berubah secara tiba-tiba saat even berlangsung sehingga mengejutkan kita semua," katanya.

Pengurangan kamar ini belum dikonfirmasi oleh pihak panitia secara resmi kepada PHRI Kota Bukittinggi.

"Kita tidak tahu kenapa kamar yang sudah diboking sampai dikurangi lagi, saya sendiri belum sempat bertemu panitia," ujar dia.

Terkait pembayaran sewa kamar hotel untuk para peserta TdS akan dibayarkan oleh Even Organizer (EO) acara TdS.

"Memang yang memboking kamar adalah panitia, namun untuk pembayaran biasanya diserahkan pada EO acara," kata dia.

PHRI Kota Bukittinggi akan kembali mengkonfirmasikan masalah pengurangan kamar hotel untuk peserta TdS ini kepada panitia sebelum para pebalap tiba di kota itu. (*)