Logo Header Antaranews Sumbar

Disdukcapil Agam gandeng RS-Puskesmas terbitkan administrasi kependudukan

Minggu, 12 April 2026 15:30 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam Dedi Asmar. ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan kerjasama dengan rumah sakit dan Puskesmas dalam menerbitkan administrasi kependudukan berupa akte kelahiran dan kartu keluarga bagi masyarakat yang baru melahirkan.

"Kerjasama ini telah kita lakukan beberapa tahun lalu dengan rumah sakit dan 23 Puskesmas," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam Dedi Asmar di Lubuk Basung, Minggu.

Ia mengatakan rumah sakit yang telah dilakukan kerjasama yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Rizki Bunda dan Klinik Putri Manggopoh.

Ketiga rumah sakit dan 23 Puskesmas, tambahnya bisa membantu menerbitkan akte kelahiran dan mengubah kartu keluarga dengan menambahkan anggota baru.

Ini dilakukan setelah seluruh persyaratan telah dilengkapi oleh pemohon berupa surat nikah, kartu keluarga dan surat kelahiran.

"Kita telah menyediakan formulir di rumah sakit dan Puskesmas. Apabila ini sudah lengkap, maka langsung kita proses, sehingga keluar rumah sakit atau puskesmas mereka sudah membawa akte kelahiran dan kartu keluarga baru," katanya.

Kedepan, bakal melakukan kerjasama dengan Pengadilan Agama dan KUA untuk menerbitkan kartu keluarga dan KTP baru usai mereka nikah maupun bercerai.

Penerbitan kartu keluarga dan KTP baru tersebut menggunakan Sistem Informasi Layanan Elektronik Terintegrasi Online (Sileton).

"Kita telah menyiapkan operator di 92 nagari atau desa di Agam," katanya.

Disdukcapil Agam telah menerbitkan dokumen kependudukan sebanyak 18.098 lembar dan 3.491 orang melakukan perekaman data e-KTP selama Januari-6 April 2026.

Sedangkan pada 2025, 48.506 lembar dokumen kependudukan yang diterbitkan dan perekaman data e-KTP 9.340 orang.

"Paling banyak dokumen yang diterbitkan kartu tanda penduduk," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026