Logo Header Antaranews Sumbar

BPBD Agam: dua alat berat bersihkan longsor timbun jalan provinsi (Video)

Jumat, 8 Mei 2026 09:40 WIB
Image Print
Alat berat milik BMCKTR Sumbar sedang membersihkan material tanah longsor menimbun badan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO/BPBD Agam

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan dua alat berat jenis beko loader dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor menimbun badan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Kota Bukittinggi, Kamis malam.

"Dua alat berat mulai membersihkan material tanah longsor di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Jumat (8/5) sekitar pukul 08.00 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur di Lubuk Basung, Jumat.

Ia mengatakan dua alat berat tersebut milik Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar.

Alat berat tersebut membuang material tanah longsor menimbun badan jalan dengan ketinggian sekitar 1-1,5 meter dan panjang sekitar 25 meter di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto.

Material tersebut dibuang ke lokasi aman menggunakan satu dump truk milik BMCKTR Sumbar.

"Mudah-mudahan material tanah longsor secepatnya bersih, agar akses lalu lintas kembali normal, karena sebelumnya sempat tidak bisa dilalui dari Kamis (7/5) sekitar pukul 24.00 WIB," katanya.

Ia mengakui titik longsor merupakan lokasi longsor yang terjadi pada Selasa (5/5) malam.

Sebelumnya tanah longsor menimbun tujuh warga yang sedang berada di dalam tiga unit rumah semi permanen miliknya.

"Enam korban selamat, hanya mengalami luka-luka dan patah tulang. Satu warga meninggal dunia," katanya.

Ia mengimbau pengendara dan warga yang tinggal sepanjang jalan provinsi tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan cukup tinggi, mengingat daerah tersebut rawan tanah longsor.

"Segera mengungsi ke lokasi lebih aman saat curah hujan tinggi melanda daerah itu," katanya.




Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026