
Pemkab Pasaman Barat mulai periksa kesehatan hewan kurban

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak warga khususnya sapi yang akan dijadikan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah.
"Pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah kita mulai saat ini. Pemeriksaan lebih intensif akan dilakukan tujuh hari menjelang Idul Adha karena saat itu diperkirakan hewan kurban banyak yang telah datang," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat, Jumat.
Dia mengatakan untuk saat ini petugas lapangan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban ke kandang ternak yang ada di daerah itu.
"Petugas telah kita siapkan tujuh orang dokter hewan, 12 orang paramedik dan 20 orang tenaga pembantu peternakan," katanya.
Menurutnya meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku, namun kewaspadaan tetap dijaga mengingat potensi kontaminasi yang selalu ada.
Untuk pemeriksaan tahap awal dinamakan antemortem, yang merupakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih.
Pemeriksaan antemorten meliputi pemeriksaan perilaku dan pemeriksaan fisik pada hewan kurban sebelum ternak disembelih untuk mengetahui apakah hewan kurban layak dan memenuhi syarat secara syariat.
"Pemeriksaan kesehatan fisik dapat meliputi pemeriksaan mata, gigi, telinga, dan yang lainnya. Tujuan pemeriksaan antemortem agar daging dan jeroan yang akan dikonsumsi masyarakat adalah daging yang benar-benar sehat dan berkualitas," katanya.
Pemeriksaan jenis ini dilakukan di kandang ternak, tempat penampungan hewan kurban, maupun tempat-tempat pemasaran hewan kurban lainnya.
Kemudian pemeriksaan jenis kedua adalah adalah dinamakan pemeriksaan postmortem.
Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan kesehatan hewan kurban setelah dipotong yang meliputi pemeriksaan organ dan karkas atau daging setelah proses pemotongan hewan.
"Pemeriksaan ini dilaksanakan setelah organ -jeroan dipisahkan dari karkas atau daging yang meliputi jantung, paru-paru, limpa, hati dan usus. Pemeriksaan juga dilakukan pada jaringan otot, limfoglandula, dan kuku," jelasnya.
Pihaknya juga menyiapkan peralatan seperti hand coon (sarung tangan) sudah lengkap dan perlengkapan pemeriksaan lainnya.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
