Simpang Empat (ANTARA) - Karang Taruna Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memperlihatkan toleransi antar umat beragama dengan menjaga keamanan kendaraan bermotor warga yang melaksanakan Natal, Kamis.
"Ini bentuk toleransi Karang Taruna dimana para pemuda bahu membahu menjaga kendaraan warga yang sedang beribadah di gereja," kata Pemuda Karang Taruna Nagari Ophir Wisnu A. Utama, Kamis.
Menurutnya sekitar 20 orang pemuda terjun langsung membantu pengamanan kendaraan bermotor yang parkir agar tidak hilang. Juga mengaturnya agar tertib sehingga tidak menganggu lalu lintas," katanya.
Selain bentuk solidaritas, katanya, juga dalam rangka meningkatkan silaturrahmi antara sesama warga di tengah keberagaman suku, budaya dan keyakinan.
"Aksi sosial ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat Ophir, khususnya umat kristiani yang melaksanakan ibadah natal," tuturnya.
Dia mengatakan aksi sosial ini merupakan warisan turun temurun dari pada orang tua maupun sesepuh pemuda Ophir sebelumnya.
"Sebagai generasi muda, kami hanya melanjutkannya, sehingga kegiatan sosial ini menyentuh dan bermanfaat di tengah masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan, pengamanan kendaraan bermotor dilaksanakan di tiga rumah ibadah yakni St. Yohanes Pembabtis, GPIB Efata dan GPDI El-Shadai Ophir.
"Pelaksanaan ibadah malam misa maupun puncak ibadah natal, berlangsung khidmat, lancar dan aman," jelasnya.
Selain pemuda, pengamanan juga dibantu oleh petugas keamanan dari Polres Pasaman Barat, TNI Kodim 0305/Pasaman dan instansi terkait dari Pemerintah Daerah Pasaman Barat.
Kepala Bagian Ops Polres Pasaman Barat Kompol Muzhendra memberikan apresiasi kepada pemuda Ophir yang bagus membahu membantu pengamanan kendaraan bermotor.
"Mudah-mudahan pelaksana Natal berjalan dengan aman dan lancar. Begitu juga perayaan tahun baru 2026 nanti," harapnya.
.
