Peserta membludak, MGR buktikan asyiknya berlari di Ranah Minang

id MGR 2025, running,lari,Ranah Minang

Peserta membludak, MGR buktikan asyiknya berlari di Ranah Minang

Peserta antusias mengikuti kegiatan MGR. (ANTARA/ist)

Jakarta (ANTARA) - Pre Event Road to Minangkabau Geopark Run 2025 digelar di Stadion Aquatik Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu sebagai pemanasan jelang dilaksanakannya agenda utama

Founders of MGR Yv Tri Saputra menyebut sambutan publik terhadap Minangkabau Geopark Run (MGR) 2025 sangat luar biasa, terbukti dengan membludaknya peserta yang mendaftar tahun ini.

"15 September pendafataran ditutup, tapi hari ini slot 2500 peserta MGR sudah tercapai. Tapi panitia bidang pendaftaran minta tambah slot dan perpanjangan waktu pendaftaran, karena ratusan peserta masih antri untuk daftar,"ujar Yv usai Pre Event MGR 2025, Minggu.

Menurut Yv tri Saputra meledaknya peserta MGR 2025 tidak lepas dari asyik berlari di Ranah Minang.

"MGR 2025 tidak sekedar marathon, MGR berbeda dengan lomba marathon. MGR perpaduan family running, sport running, tourism ranning, juga buying running,"ujar Yv Tri Saputra.

Selain empat kegiatan pada satu event, juga banyak pecinta runners akui soal kontiniutas event MGR lah yang menjadi magnet peserta melimpah.

"Gelaran MGR itu setiap tahun, ini pemantik peserta menjadikan MGR sebagai agenda tahunan mereka, hebatnya peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari negara Eropah dan Asia,"ujar Hendra penggemar lari yang telah dua kali ikur MGR beberapa waktu lalu.

Selain itu MGR menyajikan track yang mengelaborasi sport dan budaya serta destinasi.

"Ranah Minang kuat dengan budaya dan banyak destinasi, semua itu menyebar di seluruh kota kabupaten yang dibingkai oleh geopark, bahkan ada yang telah menjadi warisan nasioal dan warisan dunia,"ujar Yv Tri Saputra.

MGR 2025 mengambil start di Bukittinggi yang terkenal sebagai Kota Jam Gadang, lalu menuju Ngarai Sianok, sebuah lembah yang legend di Bukittinggi.

Terus ada trackt lain yaitu Koto Gadang Kabupaten Agam, sebuah kampung yang dikenal dengan kerajinan perak nya.

Menurut Yv Tri Saputra, MGR adalah event diinisiasi dan dibiayai pihak swasta, didukung Pemprov Sumbar, Pemko Bukittinggi dan Badan Pengelola Geopark Sianok-Maninjau sebagai tuan rumah pelaksanaan eventnya.

"MGR 2025 bukanlah merupakan event pemerintah, seperti Tour De Singkarak (TdS) yang selama ini mengandalkan dari APBN dan APBD untuk pembiayaan utamanya.*

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.