Polisi kerahkan Tim TAA selidiki kecelakaan beruntun di Panyalaian

id Polda Sumbar

Polisi kerahkan Tim TAA selidiki kecelakaan beruntun di Panyalaian

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin saat mejinjau langsung lokasi kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang Panjang-Bukittinggi, Panyalaian, Sumbar pada Senin (26/1). ANTARA/HO-PoldaSumbar

Padang (ANTARA) - Kepolisian turut mengerahkan Tim khusus Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki kecelakaan maut yang terjadi di Jalan raya Padang- Bukittinggi, Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (26/1).

"Proses penyelidikan dibantu oleh Tim TAA dari Ditlantas Polda Sumbar dan Korlantas Mabes Polri," kata Direktur lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Reza Chairul Akbar Sidiq, di Padang, Selasa.

Ia mengatakan pengerahan Tim TAA tersebut dilakukan guna memastikan penyelidikan terhadap peristiwa kecelakaan yang telah merenggut nyawa lima orang itu dilakukan secara maksimal.

Tim TAA dilengkapi dengan peralatan elektronik modern sedang bertugas untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara digital dan menyeluruh.

Melalui pendekatan ilmiah dan analisis forensik lalu lintas, tim TAA diharapkan mampu merekonstruksi peristiwa secara akurat dan memberikan gambaran jelas mengenai faktor-faktor penyebab kecelakaan, baik dari aspek teknis kendaraan, kondisi jalan, maupun unsur kelalaian manusia.

"Nantinya Tim TAA akan membuat simulasi kejadian kecelakaan lalu lintas di lokasi berdasarkan data-data, fakta, dan barnag bukti yang sudah dihimpun," jelasnya.

Reza menjelaskan pengerahan Tim TAA sifatnya adalah membantu penanganan hukum yang dilakukan oleh jajaran Satuan Lalu Lintas Satlntas Polres Kota Padang Panjang.

"Proses hukum dilakukan oleh Satlantas Polres Kota Padang Panjang, sedangkan Polda Sumbar dan Korlantas mabes Polri sifatnya supervise dan asistensi demi membantu penyelidikan," jelasnya.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Padang Panjang- Bukittinggi pada Senin (26/1), tepatnya di depan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas.

Kecelakaan yang melibatkan satu unit truk trailer, satu unit truk box, dan kendaraan roda dua itu menewaskan lima, sedangkan tiga orang lainnya luka-luka.

Data Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kota Padang Panjang mencatat, tiga korban meninggal dunia dirawat di RSUD Padang Panjang dan dua lainnya di RS Yarsi Padang Panjang.

Pada Senin (26/1) usai kejadian, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin dilaporkan juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kecelakaan serta menjenguk korban di rumah sakit.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.