Kota Payakumbuh (ANTARA) - Anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun Pasar Payakumbuh usai terbakar menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
"Insya Allah Pasar Payakumbuh ini akan dibangun menggunakan APBN, setelah terbakar di akhir Agustus 2025 lalu," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, di Kota Payakumbuh, Sumbar, Senin.
Meskipun Komisi VI DPR tidak bermitra secara langsung dengan Kementerian PU, namun Andre memastikan akan tetap berupaya agar kementerian terkait bisa segera membangun pasar itu pada 2026.
Bahkan, beberapa waktu lalu Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) tersebut sudah bertemu langsung dengan Sekretaris Jenderal Kementerian PU dan Direktur Jenderal Sarana Prasarana Strategis untuk membahas rencana pembangunan Pasar Payakumbuh.
"Setelah itu saya bertemu juga dengan Menteri PU dan alhamdulillah sudah didisposisi untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
Setelah pertemuan itu, selanjutnya Pemerintah Kota Payakumbuh akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumbar untuk membahas rencana desain pembangunan pasar.
Pada kesempatan itu, Andre juga menjelaskan bahwa sebelum pembangunan Pasar Payakumbuh dilaksanakan, maka pemerintah bersama masyarakat terutama pedagang terlebih dahulu harus mengurus sertifikat di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sebab, hingga saat ini tanah Pasar Payakumbuh merupakan milik ulayat atau masyarakat adat setempat.
Andre optimisme percepatan pembangunan Pasar Payakumbuh bisa berjalan sesuai rencana, karena didukung penuh oleh pemerintah pusat. Selain itu, ia juga sudah berkoordinasi dengan Staf Khusus Menteri ATR/BPN Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia yang juga merupakan warga Kota Payakumbuh.
"Jadi, untuk mendapatkan bantuan APBN, maka tanah pasar ini harus menjadi milik Pemerintah Kota Payakumbuh dulu tanpa menghilangkan hak masyarakat," kata dia pula.
