Padang (ANTARA) - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berupaya mempermudah penyediaan akses pembiayaan rumah terjangkau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja di daerah itu.
"BP Tapera meningkatkan kuota rumah subsidi secara signifikan pada 2025 yakni dari sekitar 200 ribu unit tahun lalu naik menjadi 350 ribu unit," kata Analisis Unsur Pemasaran (AUP) Program BP Tapera Dena Ariyana dalam sosialisasi program pembiayaan rumah bagi ASN dan pekerja di Padang, Selasa.
Dena mengatakan dengan adanya peningkatan kuota subsidi tersebut, maka peluang untuk mendapatkan rumah bersubsidi saat ini menjadi lebih terbuka lebar.
"Jadi para peserta yang akan mendaftar tidak perlu khawatir akan kehabisan kuota," ujar dia.
Ia mengatakan sangat penting mematuhi aturan rumah bersubsidi di mana rumah yang diperoleh melalui program subsidi tidak boleh disewakan, dipindahtangankan serta harus dihuni. Selain itu, plat subsidi wajib terpasang di depan rumah dan ketentuan tersebut berlaku selama lima tahun.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Mairizon mengatakan BP Tapera secara umum menyediakan dana jangka panjang yang berkelanjutan demi mendukung sektor perumahan warga yang layak dan terjangkau.
Mairizon mengatakan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang dapat memanfaatkan program tersebut sebagai solusi nyata dalam membangun masa depan keluarga.
"Melalui program ini, kita diikutsertakan untuk lebih mudah mengakses pembiayaan pembangunan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.
Sehingga, kata Mairizon, hendaknya para ASN dan pekerja yang berkesempatan dapat bersama-sama berkomitmen untuk mewujudkan impian memiliki rumah yang layak dan nyaman bagi keluarga.
