Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat persediaan beras pada pekan kedua Juli 2025 mencukupi mencapai 1.211, 81 ton dengan kebutuhan 736,24 ton.
"Pekan kedua Juli ini ketersediaan beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah Pasaman Barat. Untuk pekan ketiga nanti akan kita cek kembali kelapangan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Sabtu.
Menurutnya ketersediaan beras sebanyak 1.211, 81 ton itu terdiri dari produksi lokal sebanyak 781,25 ton dan ketersediaan dari luar daerah sebanyak 430,56 ton.
"Beras yang datang dari luar daerah berasal dari Lampung, Padang, Palembang, Medan dan Pasaman," katanya
Sementara itu Kepala Dina Tanaman Pangan Holtikultura Doddy San Ismail menambahkan produksi padi di daerah itu terus mengalami peningkatan.
"Hingga Mei 2025 produksi padi telah mencapai 39.696 ton. Untuk Juni dan Juli masih kita rekap. Yang jelas ketersediaan beras mencukupi di Pasaman Barat," ujarnya.
Selain tersedianya beras, pangan jenis lainnya juga mencukupi untuk masyarakat.
Dari dara Dinas Ketahanan Pangan ketersediaan jagung sebanyak 2.980, 60 ton dengan kebutuhan 2,35 ton, cabe rawit sebanyak 88,50 ton dengan kebutuhan 22,06 ton dan cabai tersedia 128, 50 ton dengan kebutuhan 37,12 ton.
Selain itu bawang putih 21,50 ton dengan kebutuhan 8,75 ton, dan bawang merah 39,75 ton dengan kebutuhan 27,09 ton.
Pangan lain yang tersedia meliputi daging sapi 26,19 ton dengan kebutuhan 0,31 ton, daging ayam 107,14 ton dengan kebutuhan 38,19 ton, telur ayam 302,61 ton dengan kebutuhan 43,28 ton, gula pasir 95,26 ton dengan kebutuhan 36,82 ton, dan minyak goreng 165,60 ton dengan kebutuhan 66,87 ton
---
Teks Foto: Pemkab Pasaman Barat saat melakukan penanaman padi sawah pokok murah dalam rangka meningkatkan produksi. Saat ini ketersediaan beras mencukupi di daerah itu. ANTARA/Altas Maulana.
