Padang (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumatera Barat menggelar lomba video konten literasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya literasi, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Jumaidi di Padang, Selasa mengatakan tingkat literasi dan budaya masyarakat berbanding lurus dengan peningkatan sumber daya manusia karena itu pemerintah daerah terus mengupayakan agar tingkat literasi dan budaya masyarakat Sumbar terus meningkat.
"Kemampuan literasi dan budaya baca yang baik akan membuka cakrawala berfikir menjadi lebih luas. Ini juga akan memantik kreatifitas dan inovasi yang dibutuhkan dalam dunia tanpa sekat karena makin canggihnya teknologi," katanya.
Literasi dan budaya baca juga mendukung pondasi diri agar tidak mudah teperdaya oleh konten dan berita hoaks yang banyak beredar, terutama di media sosial.
Jumaidi mengatakan saat ini, media sosial telah menjadi keseharian masyarakat. Karena itu upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat juga disesuaikan dengan perkembangan zaman, diantaranya melalui konten video.
Menurutnya, untuk lomba konten video literasi itu, peserta diminta mengirimkan konten video yang dibuat untuk diseleksi oleh tim juri. Dari 95 konten video yang masuk, terjaring sebanyak 50 orang yang kemudian diikutkan dalam pelatihan dalam pembekalan pembuatan konten video literasi.
"Jadi tidak hanya sekadar lomba. Kita juga memberikan pembekalan bagi peserta dengan menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten. Kita berharap, konten video yang dihasilkan setelah pelatihan itu, yang akan diikutkan dalam lomba, memiliki kualitas yang bagus dan kreatif," katanya.
Ia juga berharap konten video itu nanti juga bisa mengeksplorasi kekayaan budaya yang ada di daerah.
Sementara itu, Sementara itu Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Fajri Rahmad Ersya mengatakan pemateri yang dihadirkan diantaranya konten kreator sekaligus dosen ISI Padang Panjang, Ajo Wayouik, dan Tim IT Diskominfotik Sumbar, Revi.
Sementara untuk juri dalam penilaian lomba konten video literasi dipercayakan pada konten kreator Uda Rio, Akademisi Arwendria dan Revi.
Kegiatan itu terlaksana dengan dukungan Dana Bantuan Pengembangan Program Perpustakaan Daerah dalam upaya meningkatkan kegemaran membaca dan literasi melalui Dana Alokasi Khusus Non Fisik Perpustakaan Nasional RI.*
