Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr Cepi Teguh Pramayadi menyampaikan sejumlah kiat mengelola dalam menunda haid dengan obat hormon bagi calon jamaah haji perempuan.
"Supaya ibadahnya lancar, tidak terganggu oleh haid. Jadi yang perlu kita ketahui adalah kapan waktu tepat untuk meminum atau mengonsumsi obatnya," kata dr. Cepi Teguh Pramayadi, Sp.OG(K)FER, MARS saat dihubungi ANTARA, di Jakarta, Senin.
Ia menyampaikan terdapat mekanisme untuk selama ibadah tidak haid, biasanya yang umum dilakukan adalah menundanya dengan mengonsumsi obat hormon.
"Obat itu isinya hormon progesteron, tujuannya adalah membuat fase yang mustinya menstruasi jadi berubah fasenya sehingga tidak menstruasi atau ketunda haidnya," ujarnya.
