London, (Antara/Reuters) - Lebih dari setengah dari pilot perusahaan penerbangan Inggris mengatakan tertidur di kokpit, kata penelitian, yang mendahului pemungutan suara di Uni Eropa mengenai jam terbang aman dalam pandangan perhimpunan pilot. Menurut Perhimpunan Pilot Penerbangan Inggris (BALPA), 56 persen dari 500 pilot niaga mengaku tertidur saat berada di ruang kokpit dan hampir sepertiga mengaku terbangun dan melihat pilot pendamping juga tertidur. Pilot kelelahan menjadi sorotan berita pekan ini ketika dua pilot Inggris untuk penerbangan jauh tertidur di kokpit dan membiarkan pesawat jet melaju terbang dengan kendali otomatis tanpa pengawasan. Survei dikeluarkan BALPA itu diumumkan mendahului suatu pemungutan suara di parlemen Eropa pada Senin mengenai aturan baru yang bisa mengganti peraturan di Inggris. BALPA yang merupakan serikat pekerja para pilot, menyerukan kecemasan bahwa usul perubahan itu akan melunakan standar keamanan Inggris. Perubahan aturan itu akan membuat para pilot bisa bekerja hingga maksimal 110 jam dalam periode dua pekan, lebih dari batas 95 jam yang diterapkan oleh Inggris. Pada malam hari pilot bisa diharapkan terbang hingga 11 jam sedangkan batas tertinggi dalam peraturan Inggris sekarang adalah 10 jam. "Kelelahan sudah menjadi tantangan utama pilot yang sangat khawator pada aturan baru UE yang tidak ilmiah dan dapat memangkas standar Inggris, bisa memicu naiknya tingkat kelelahan yang sudah terbukti merupakan faktor penyumbang penyebab kecelakaan udara," kata sekretaris jenderal BALPA Jim McAuslan. Usul perubahan itu diajukan oleh Badan Keamanan Penerbangan Eropa untuk menyelaraskan jam kerja pilot di seluruh Uni Eropa, yang juga memungkinkan mereka untuk dipanggil masuk kerja pada hari liburnya. Sekarang ini, pengetatan dilakukan untuk membantu pilot merencanakan waktun istirahat pada hari libur. Survei terhadap para pilot dilakukan oleh ComRes, menemukan 84 persen dari responden menyakini kemampuan mereka selama enam bulan yang membahayakan adalah kelelahan dan separo dari para pilot itu mengaku kelelahan mereka mengancam keselamatan. Namun Asosiasi Penerbangan Eropa yang mewakili 31 penerbangan Eropa mendukung usul tersebut dan memastikan bahwa seluruh penerbangan akan memberlakukan aturan yang sama. "Aturan baru itu akan memastikan bahwa Eropa tetap memegang aturan paling ketat di dunia, bahkan lebih ketat dari sekarang," kata pejabat Sekjen lembaga tersebut, Athar Husain Khan.(*/sun)
Berita Terkait
Kerugian bencana hidrometeorologi di Agam mencapai setengah triliun
Rabu, 3 Desember 2025 4:40 Wib
KAI Divre II Sumbar salurkan lebih dari setengah miliar dana TJSL hingga November 2025
Selasa, 25 November 2025 14:52 Wib
Tim SAR evakuasi potongan jasad korban heli jatuh di Kalsel
Kamis, 4 September 2025 14:12 Wib
Ombudsman soroti PPDB Sumbar yang belum sepenuhnya daring
Senin, 30 Juni 2025 9:52 Wib
Sehari setelah diresmikan Presiden, Deposito Emas Pegadaian tembus hampir setengah ton
Jumat, 28 Februari 2025 15:19 Wib
PLN dukung stimulus ekonomi dari pemerintah, 97% pelanggan rumah tangga peroleh diskon setengah harga
Senin, 16 Desember 2024 22:38 Wib
PSG pesta setengah lusin gol ke gawang Montpellier
Sabtu, 24 Agustus 2024 8:15 Wib
Arsenal pesta setengah lusin gol di markas West Ham United
Senin, 12 Februari 2024 4:56 Wib
