Persita kalahkan Borneo FC 2-0, pucuk pimpinan klasemen terancam

id sepak bola, bri super league

Persita kalahkan Borneo FC 2-0, pucuk pimpinan klasemen terancam

Pesepak bola Persita Tangerang Andrejic Aleksa (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Borneo FC Mohamad Baker El Housseini (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (9/1/2026). Persita Tangerang menang atas Borneo FC dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Ilham Herda Fauzi/pma/tom. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Padang (ANTARA) - Persita sukses mengalahkan Borneo FC 2-0 pada pertandingan lanjutan BRI Super League pekan ke-17 di Stadion Indomilk Arena Tangerang, Jumat (9/1/2026).

Gol kemenangan Persita dicetak oleh Javlon Gusemov menit ke-3 dan Alekza Andrejit menit ke-86 melalui titik putih penalti.

Dengan hasil itu, Persita mempertahankan empat kemenangan dalam empat laga terakhirnya, sedangkan bagi Borneo kekalahan ini merupakan yang keempat kalinya di putaran pertama ini.

Dengan demikian, Borneo gagal menambah point. Saat ini di puncak klasemen dengan 37 poin, sedangkan Persita tetap kelima dengan nilai 31.

Posisi Borneo di puncak klasemen terancam tergeser, bila salah satu dari Persib dan Persija memenangkan pertandingan pada duel klasik di penghujung putaran pertama ini.

Persija atau Persib yang saat ini memiliki nilai 35, bila salah satunya menang maka otomatis akan menggeser Borneo dari puncak klasemen. Namun bila seri, maka Borneo akan tetap memimpin klasemen dan menjadi juara putaran pertama.

Kekalahan Borneo ini, menjadi gairah tersendiri bagi Persija, Persib dan Malut United karena bila menang bisa menjadi pimpinan klasemen. Malut yang saat ini bernilai 34 sendiri secara head to head unggul dari Borneo.

Sementara itu pada pertandingan lainnya, tuan rumah PSM Makassar kalah dari tamunya Bali United FC 0-2. Gol kemenangan Bali Unitef dicetak Mirza Mustafi menit ke-1 dan Tijmen Goppel pada menit ke-90+4 atau injury time.

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.