Wali Kota Padang bantah Pasar Raya ditutup akibat COVID-19

id berita padang, berita sumbar, pasar raya padang

Wali Kota Padang bantah Pasar Raya ditutup akibat COVID-19

Salah satu sudut Pasar Raya Padang. (Antara/Iggoy El Fitra)

Padang, (ANTARA) - Wali Kota Padang Mahyeldi membantah isu yang beredar di masyarakat terkait adanya informasi yang menyatakan Pasar Raya Padang ditutup

"Isu itu hoaks, tidak ada Pasar Raya ditutup kepada pedagang silakan berjualan seperti biasa," kata dia di Padang, Minggu.

Beredarnya informasi seputar penutupan Pasar Raya Padang tersebar di media sosial sehingga membuat pedagang dan masyarakat resah.

"Masyarakat silakan membeli kebutuhan pokoknya di Pasar Raya seperti biasa, hingga detik ini Pemko Padang belum mengeluarkan surat keputusan penutupan termasuk pasar lainnya," kata dia.

Wali kota menyampaikan Pemerintah Kota Padang mengimbau membatasi masyarakat berkerumunsesuai dengan imbauan WHO dengan menjaga jarak

"Warga diminta untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing sampai virus corona cepat terputus mata rantainya. Namun kalau ada masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokoknya, silakan, setelah itu cepat kembali ke rumah," katanya.

Pada sisi lain Pemerintah Kota Padang mengimbau k seluruh pedagang untuk tidak berjualan pakaian bekas mengantisipasi peredaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Imbauan ini tertuang ke dalam Surat Edaran Wali Kota Padang nomor 510.790/III.dag/2020 tentang Pelarangan Penjualan Pakaian Bekas bertanggal 27 Maret 2020.

Selain itu juga merujuk kepada Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/DGR/7/2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas, serta Maklumat Kapolri Nomor Mak/21/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan COVID-19.

"Jika masih menjual pakaian bekas akan ditindak sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Ia mengatakan pakaian bekas yang dijual di pasaran pada umumnya berasal dari luar daerah. Bahkan tak sedikit yang berasal dari luar negeri, negara terpapar corona.

"Mengantisipasi masuknya virus tersebut, Pemko Padang melarang masuknya pakaian bekas dan dijual di pasaran," ujarnya lagi.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar