Pasar Kampuang Galapuang terbakar Rabu dini hari, kerugian capai miliaran rupiah

id Pasar Terbakar,Pasar Kampuang Galapuang ,Ulakan Tapis,Padang Pariaman

Petugas pemadam sedang memadamkan api di Pasar Kampuang Galapuang, Nagari Kampuang Galapuang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar pada Rabu pagi. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Parit Malintang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memprediksi kerugian yang ditumbulkan dari kebakaran Pasar Kampuang Galapuang di Kecamatan Ulakan Tapakis pada Rabu pukul 3.15 WIB mencapai miliaran rupiah.

"Setidaknya 30 kios hangus pada kebakaran pagi tadi," kata Kepala Bidang Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Pariaman Edison di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan setidaknya sejumlah unit mobil pemadam kebakaran baik dari Kabupaten Padang Pariaman maupun dari Kota Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kota Padang Panjang dikerahkan untuk memadamkan api.

Meski petugas kebakaran kesulitan untuk memadamkan api karena sebagian besar kios digembok pemiliknya sehingga menyulitkan pemadaman namun pihaknya dapat memadamkan api sekitar satu jam.

Apalagi kios-kios di pasar itu merupakan semi permanen yang mana pemiliknya menjual berbagai jenis pakaian yang memudahkan membesarnya api.

"Setidaknya sekitar pukul 05.30 WIB tinggal proses pendinginan," katanya.

Ia menyampaikan saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki penyebab kebakaran Pasar Kampuang Galampuang tersebut.

"Beruntung peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Pihaknya mengimbau agar warga di daerah itu lebih berhati-hati agar tidak terjadi kebakaran di daerah itu.

Setidaknya pada tahun ini di daerah itu terjadi sejumlah kebakaran yang menimbulkan banyak kerugian di antaranya yaitu Kebakaran Kantor Badan Amil Zakat Nasional Padang Pariaman dan Pasar Lubuk Alung.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar