Ketua PKK dorong penerapan konsumsi Pangan B2SA

id TP PKK Solok

Ketua TP PKK Kota Solok, Zulmiyetti Zul Elfian saat pencanangan bulan bhakti dasawisma di Solok, Rabu. (ANTARA SUMBAR/Tri Asmaini) (ANTARA SUMBAR/Tri Asmaini/)

Solok (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Solok, Sumatera Barat Zulmiyetti Zul Elfian mendorong agar masyarakat menyusun menu konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dalam memenuhi makanan keluarga sehari-hari.

"Dengan workshop penyusunan makanan pangan beragam, bergizi seimbang dan Aman diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kualitas gizinya," kata Zulmiyetti Zul Elfian di Solok, Kamis (27/6).

Zulmiyetti Zul Elfian mengatakan dasar kegiatan ini adalah pasal 66 UU Pangan No. 18 tahun 2012 yang mengamanatkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal.

“Yang artinya B2SA Kota Solok bahan pangannya bersumber dari lahan Solok, bukan impor dari luar,” ujarnya.

Zulmiyetti juga menyampaikan tujuan dari kegiatan workshop untuk mendorong penerapan konsumsi pangan B2SA dengan memanfaatkan pangan lokal dan menggali kreatifitas dan inovasi peserta baik untuk konsumsi sendiri maupun bernilai komersial.

“Dengan adanya praktek memasak, diharapkan ilmu yang diberikan narasumber dapat terserap secara keseluruhan,” ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan workshop ini dilaksanakan selama dua pada 26 hingga 27 Juni 2019, pada hari pertama dikhususkan untuk materi dari narasumber, dan hari kedua praktek penyusunan menu B2SA.

Kabid Konsumsi, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Kota Solok, Yurmiati mengatakan lomba cipta menu B2SA yang biasa diadakan setiap tahun menampilkan menu untuk satu hari makan satu keluarga.

Pada tahun ini polanya sedikit berbeda bahwa peserta tahun ini menampilkan paket lengkap makan siang atau Lunch Box.

“Kalau sebelumnya menampilkan menu pagi, siang, malam, namun pada workshop kali ini hanya menampilkan makan siang saja, sehingga tujuan lomba tidak hanya untuk penerapan dalam keluarga sehari-hari, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomis,” ujarnya.

Dengan adanya workshop ini juga diharapkan, lebih banyak masyarakat yang memahami konsep B2SA dan diterapkan dalam menu sehari-hari untuk kelangsungan hidup yang lebih sehat, tidak tergantung pada bahan pangan yang berasal dari luar, sebutnya.

Pemateri workhshop, Sofya Eka Masti, dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat dengan materi teknik penyusunan menu B2SA, Ermy Rizky Barokah pengajar di SMKN 3 Kota Solok dengan materi kreasi menu makan siang kotak B2SA, dan Cheef dari HW Hotel Padang sebagai pendamping dari praktek penyusunan menu.

Adapun peserta dari kegiatan ini adalah anggota TP PKK, kecamatan dan kelurahan se Kota Solok. *

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar