Prosesi ratik tolak bala menyambut puasa Ramadhan di Padang Pariaman

id Ratik Tolak Bala

Prosesi ratik tolak bala menyambut puasa Ramadhan di Padang Pariaman

Warga Nagari Bisati, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat melaksanakan ratik tolak bala dengan membawa obor, Selasa malam (30/4). (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)

Parit Malintang, (ANTARA) - Warga Nagari Bisati, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menggelar prosesi ratik tolak bala dengan berjalan kaki sambil membawa obor sejauh tiga kilometer guna menyambut bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah.

"Ini merupakan kearifan lokal yang pelaksanaannya kami agenda setiap tahun," kata Wali Nagari Bisati, Kecamatan VII Koto Firdaus saat ratik tolak bala, Selasa malam.

Ia mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa atau Sabtu malam sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Dahulunya ratik tolak bala tersebut dilaksanakan warga untuk menolak bala agar pertanian tidak gagal panen.

Pada saat itu warga menggunakan obor sebagai penerangan jalan dan hal tersebut hingga saat ini masih digunakan oleh warga daerah itu ketika melaksanakan ratik tolak bala.

Selama perjalanan, lanjutnya warga di daerah itu akan mengucapkan pujian-pujian kepada Allah dengan membacakan tahlil dan tahmid.

Karena kegiatan tersebut dilaksanakan setahun sekali maka masyarakat antusias mengikutinya mulai dari anak kecil hingga lanjut usia.

"Kami tetap mempertahankan kegiatan ini karena kearifan lokal," katanya.

Ia berharap dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan silaturahim antarwarga dan daerah itu dijauhi dari bencana. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar