Papan informasi digital kendalikan harga pangan di Pesisir Selatan

id Pasar Kambang

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni ketika berkunjung ke meja penjualan ikan di pasar Balai Kami, Nagari Kambang. (Antara Sumbar/Didi Someldi Putra)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, berupaya mengendalikan harga pangan di beberapa pasar semi modern daerah setempat melalui papan informasi digital.

"Saat ini papan informasi tersebut sudah terpasang di Pasar Kambang dan Painan, harga yang ada di papan informasi bisa menjadi patokan bagi pedagang ataupun pembeli ketika bertransaksi," kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian setempat, Azral di Painan, Jumat.

Dengan berpatok pada papan informasi, tambahnya, maka tidak akan terjadi kenaikan atau penurunan harga yang signifikan sehingga tidak merugikan pedagang atau pembeli.

"Jika selisih harga berada pada rentang satu sampai dua ribu rupiah masih wajar, namun jika lebih dari itu tentu tidak wajar, inilah pentingnya papan informasi," sebutnya.

Papan informasi akan menyajikan harga sembilan bahan pokok yakni beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur ayam, susu, jagung, minyak tanah dan garam.

Harga yang terpajang di papan informasi didapat dengan mengamati perkembangan harga di daerah setempat.

Berikutnya, daftar harga yang terpajang akan dikendalikan dari ibu kota tanpa ada campur tangan pihak lain.

Kedepan pihaknya berencana juga akan memasang papan informasi digital pada beberapa pasar semi moderen lainnya.

"Pemasangan papan informasi akan dilakukan menyeluruh namun bertahap karena ada beberapa unit pasar yang masih dalam pembangunan," katanya lagi.

2018, pemerintah kabupaten setempat membangun sembilan pasar yakni Pasar Lunang di Kecamatan Lunang, Pasar Tapan di Kecamatan Basa IV Balai Tapan, Pasar Muara Sakai di Kecamatan Indrapura.

Selanjutnya, Pasar Balai Salasa dan Pasar Labuhan di Kecamatan Ranah Pesisir, Pasar Cupak di Kecamatan Lengayang, Pasar Batang Kapas di Kecamatan Batang Kapas, Pasar Lumpo di Kecamatan IV Jurai dan Pasar Carocok Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Biaya pembangunan pasar-pasar bervariasi mulai dari yang terkecil Rp500 juta hingga yang paling besar Rp5 miliar. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar