Jus jambu biji organik Padang Pariaman siap kuasai pasar lokal

id Jus jambu biji organik,Jambu biji organik,Padang pariaman

Pengunjung memegang jus jambu biji merah organik yang dikemas dalam botol ukuran 250 mililiter di VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (30/8). (ANTARA SUMBAR/ Aadiaat M S)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Seorang pengusaha di Kabupaten Padang Pariaman,Sumatera Barat, memproduksi jus jambu biji merah organik yang dipasarkan ke sejumlah kabupaten dan kota di provinsi itu.

"Usaha ini telah ditekuni sejak 2014 yang bahan bakunya diperoleh dari kebun milik sendiri," kata pengusaha jus jambu biji merah, Zahari Zakaria di VII Koto, Kamis.

Ia menyebutkan kebun tersebut telah menghasilkan buah sejak 2008 bahkan pernah menghasilkan jambu biji sembilan ton per bulan.

Namun saat ini produksi jambu biji di kebun miliknya hanya tiga ton per bulan yang sebagian besar dijual dalam bentuk bahan baku dan dipasarkan ke sejumlah daerah di Sumbar, Riau, serta Jambi.

Sisanya, lanjutnya dijadikan untuk jus jambu biji merah organik dengan total produksi 200 botol per bulan ukuran 250 mililiter.

"Sebenarnya kami bisa memproduksi lebih besar hanya saja saat ini terkendala pemasaran, " ujarnya.

Ia mengatakan jus tersebut dikatakan organik karena pohon jambu di kebunnya menggunakan pupuk kandang dan tanpa pestisida.

Dalam pengolahan jus pun, terangnya pihaknya tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna.

"Karena tanpa pengawet maka jus jambu hanya bertahan seminggu," ujar dia.

Saat ini jus jambu tersebut dipasarkan di wilayah Kota Padang, Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman dengan harga Rp5.000 per botol ke pedagang.

Ia pun sedang mencari relasi untuk mengembangkan usaha jus jambu biji merah agar dapat meningkatkan pendapatan melalui usaha tersebut.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar