Harga telur ayam ras di Payakumbuh tembus Rp1.600 per butir

id Telur ayam

Telur ayam (Antara Sumbar)

Banyak konsumen yang mengeluh dengan mahalnya harga telur ayam saat ini
Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Harga telur ayam ras di tingkat pedagang di pasar tradisional Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mencapai Rp1.600 per butir atau naik sekitar Rp300 dari sebelumnya Rp1.300 per butir.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Payakumbuh, Selasa, harga tersebut sudah bertahan sekitar satu minggu terakhir.

Salah seorang pedagang, Eva (37) mengatakan kenaikan harga telur tersebut disebabkan oleh melonjaknya harga pakan ayam, sehingga berimbas pada harga bahan pokok itu.

Menurutnya banyak masyarakat yang mengeluh akibat kenaikan harga telur tersebut yang menyebabkan jumlah penjualan juga turun dibanding biasanya.

"Banyak konsumen yang mengeluh dengan mahalnya harga telur ayam saat ini," katanya.

Pedagang lainnya, Mustika memperkirakan harga telur ayam akan turun lagi ketika Hari Raya Idul Adha. "Ini memang harga telur yang paling mahal selama ini," kata dia.

Sementara bahan pokok lain seperti cabai harganya masih stabil sejak Lebaran 2018 berkisar Rp28.000 per kilogram dan bawang merah Rp26.000 hingga Rp28.000 per kilogram tergantung kualitasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Asben Hendri menegaskan pihaknya terus memantau pergerakan harga telur ayam di pasaran.

Pihaknya siap melakukan operasi pasar dengan menggandeng Perum Bulog demi menahan lonjakan harga telur ayam. Ia juga mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara drastis demi keuntungan besar.

"Namun kami mohon pedagang atau produsen ada empatinya, telur ayam jangan diperdagangkan ke luar semua sehingga di tempat kita justru langka dan naik," tambah Asben. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar