
Pemkot Pariaman sebut peluang pertenakan ayam petelur pasca bergulirnya MBG

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat menyebut peluang besar usaha pertenakan ayam petelur pasca bergulirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.
"Untuk MBG (di Pariaman) diperlukan 20.000 butir telur selama satu hari, sementara yang bapak Surya Saputra (pengusaha ayam petelur) mengelola ayam petelur sebanyak 4.000 ribu ekor, sehingga ini belum terpenuhi," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Jumat.
Ia mengatakan kondisi tersebut dapat menjadi peluang usaha bagi warga yang memiliki lahan dan berkeinginan beternak sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan karena kebutuhan terhadap protein hewani itu tidak tergantung dari luar daerah.
Menurutnya telur yang dihasilkan tersebut tidak saja dapat dijual melalui pasar atau warung setempat namun juga didistribusikan untuk kebutuhan MBG. Hal tersebut juga dapat membuka lapangan pekerjaan di daerah itu.
"Ayo sama-sama kita lakukan usaha ini, sehingga banyak masyarakat kita yang berusaha dan bekerja, sehingga masyarakat khususnya anak-anak Kota Pariaman bisa terpenuhi kebutuhan proteinnya," katanya.
Ia mengapresiasi pemilik usaha ayam petelur Usaha Dagang (UD) Jaenab Fresh Farm Eggs milik Surya Saputra di Dusun Rimbo Sitapuang, Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan karena pulang ke kampung halaman dan menginvestasikan uangnya untuk usaha peternakan ayam petelur.
Sementara itu, Surya Saputra berharap usaha yang dijalankannya semakin berkembang sehingga tidak saja membuka lapangan pekerjaan untuk warga setempat namun juga dapat memotivasi warga lainnya.
"Kami juga berharap dukungan dari Pemkot Pariaman agar usaha ini sukses kedepannya," tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengupayakan penambahan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga program unggulan Presiden RI tersebut dapat dirasakan oleh seluruh siswa di daerah itu.
"Saat ini kita baru memiliki dapur MBG untuk Kecamatan Pariaman Tengah, rencananya akan kita lakukan penambahan sehingga setiap kecamatan akan memiliki dapur tersebut," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman.
Ia mengatakan dengan penambahan dapur MBG di Pariaman maka jumlah siswa yang mendapatkan makan bergizi di daerah itu juga bertambah sehingga program dari pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi generasi penerus dapat berjalan sukses di kota yang berjuluk Kota Tabuik itu.
Diketahui saat ini baru 3.456 siswa mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA negeri di Kota Pariaman yang menikmati MBG.
Oleh karena itu, Pemkot Pariaman menargetkan hingga akhir tahun ini ada penambahan delapan dapur MBG di daerah itu.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
