Masyarakat diminta jangan buang limbah ke Danau Toba

id Danau Toba

Danau Toba. (Antara)

limbah tersebut, tidak hanya mengganggu kehidupan masyarakat yang selama ini memanfaatkan air Danau Toba untuk kebutuhan sehari-har
Medan, (Antaranews Sumbar) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Sumatera Utara (Sumut) meminta masyarakat tidak membuang limbah ke kawasan Danau Toba, karena bisa menimbulkan pencemaran lingkungan dan dapat berbahaya bagi kesehatan serta merusak program pariwisata.

Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan, di Medan, Selasa, mengatakan limbah tersebut, tidak hanya mengganggu kehidupan masyarakat yang selama ini memanfaatkan air Danau Toba untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun juga, menurut dia, pencemaran Danau Toba itu, juga merugikan pemerintah yang sedang giat-giatnya melaksanakan program pariwisata secara nasional maupun internasional.

"Kawasan Danau Toba tersebut, airnya harus tetap kelihatan bersih, tidak kotor, berbau amis, serta tidak ada sampah yang berserakan," ujar.

Ia mengatakan, jika Danau Toba itu, kelihatan tidak bersih bagaimana pula wisatawan dari mancanegara (Wisman) maupun nusantara (wisnu) berkunjung ke daerah tersebut.

Sebab, orang asing itu, merasa enggan datang ke tempat objek wisata Danau Toba, jika tidak tertata maupun terawat dengan baik.

"Jadi, objek wisata Danau Toba tersebut harus benar-benar bersih, baik lingkungan maupun tempat-tempat budaya tradisional yang selama ini dikunjungi wisatawan," ucapnya.

Dana menyebutkan, Danau Toba itu, saat ini merupakan salah satu dari 10 daerah di Indonesia yang terpilih menjadi destinasi nasional.

Sebagai daerah tempat kunjungan wisata berskala internasional, tentunya Danau Toba harus kelihatan indah, menarik, dan tidak ada terjadi pencemaran.

"Dengan demikian, para wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Danau Toba, hal ini harus dapat diwujudkan," kata pemerhati lingkungan itu.(*)
Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar