DPP Golkar: musdalub Sijunjung tidak sesuai aturan partai

id Musdalub DPD Sijunjung,Zulhendri Hasan

Ketua Departemen Pertahanan dan Keamanan DPP Partai Golkar Zulhendri Hasan (ANTARA SUMBAR/Mario S Nasution)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Ketua Departemen Pertahanan dan Keamanan DPP Partai Golkar Zulhendri Hasan mengatakan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) DPD Golkar Sijunjung yang menetapkan Arrival Boy sebagai ketua partai, ini tidak sesuai dengan aturan partai.

"Saat itu DPD Golkar Sijunjung dalam keadaan demisioner. Dalam aturan partai, ketika DPD tingkat II dalam kondisi demisioner, maka Musyawarah Daerah (Musda) harus dilaksanakan oleh DPD tingkat I, yakni DPD Golkar Sumbar," katanya saat menghadiri Musda DPD Sijunjung di Padang, Selasa.

Selain itu pada Musdalub DPD Golkar Sijunjung, imbuhnya panitia tidak mengundang para calon ketua yang mendaftar sebagai ketua DPD Golkar Sijunjung dan seharusnya Musdalub itu diketahui oleh ketua DPD Golkar Sumbar.

"Semua kader partai tentu memiliki hak untuk dipilih sebagai ketua Partai Golkar Sijunjung," ujarnya.

Ia mengatakan berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh DPP Partai Golkar, DPD Golkar Sumbar diinstruksikan melakukan Musda ulang untuk menentukan ketua DPD Golkar Sijunjung.

DPD Golkar Sumbar melakukan hal itu pada Minggu (15/4) namun berakhir dengan pengrusakan kantor oleh kader partai.

Menurutnya sebagai para calon ketua dan seluruh kader partai hendaknya mematuhi dan menjalankan keputusan DPP partai untuk melakukan Musda ulang.

"Hari ini kita lakukan Musda lanjutan untuk menentukan ketua DPD Golkar Sijunjung sesuai dengan aturan partai," ujar dia.

Saat ini pihaknya akan melaporkan persoalan di Sumbar kepada ketua DPP terkait aksi premanisme dan pengrusakan yang dilakukan oleh oknum kader partai.

"Kami akan laporkan kepada DPP dan apa bentuk sanksinya akan disampaikan. Bisa saja sanksi administrasi, teguran atau bahkan pemecatan," kata dia.

Selain itu adanya tindak pidana yang dilakukan oleh oknum kader partai sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pihaknya meminta agar pihak kepolisian serius dalam menindaktegas oknum tersebut.

"Seluruh tindakan kader yang memenuhi unsur pidana akan dilaporkan kepada pihakn kepolisian agar dilakukan penindakan," katanya.

Dalam pelaksanan Musda pemilihan ketua DPD Golkar Sijunjung yang digelar di Kryad Hotel Bumiminang, Kota Padang,Sumatera Barat pada Selasa (17/4) pagi dikawal aparat kepolisian.

Kabag Ops Polresta Padang Kompol Edi Warman mengatakan pihaknya menurunkan 50 personel Sabhara untuk mengamankan pelaksanaan acara itu.

Hal ini dilakukan karena pelaksanaan Musda sebelumnya yang digelar pada Minggu (15/4) di kantor DPD Golkar Sumbar berakhir dengan pengrusakan.

Kondisi kantor yang berada di Jalan Rasuna Said itu berantakan. Kaca di ruang pertemuan pecah akibat lemparan benda keras, meja terbalik dan patah.

"Kami tidak ingin kecolongan adanya pihak-pihak yang mengganggu pelaksanaan acara ini," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar