Ivan Barus Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia Asean

id Ivan Barus Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia Asean

Bandung, (Antara) - Ivan Louis Barus menjadi Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) ASEAN yang dibentuk pada pertemuan Indonesian Student Global Conference (ISGC) yang digelar di KBRI Singapura, 1-3 Februari 2013. Dalam siaran pers KBRI Singapura yang diterima Antara di Bandung, Senin, menyebutkan pembentukan dan penetapan Presiden PPI ASEAN itu berlangsung di penghujung acara pertemuan pelajar-pelajar Indonesia di luar negeri itu. Ivan Louis Barus adalah mahasiswa Indonesia yang saat ini tengah menempuh studi di Nanyang Technological University Singapura. Tujuan pembentukan PPI ASEAN adalah sebagai media PPI di kawasan ASEAN yang akan terintegrasi dengan BEM-BEM di Indonesia dalam komunitas PPI dunia. Selain itu sebagai pilot project perorganisasian PPI regional untuk memaksimalkan potensi setiap negara yang berada di bawah koordinasi PPI ASEAN. Perhimpunan pelajar Indonesia Singapura menggelar "Indonesia Student Global Conference" (ISCG) yang digelar di KBRI Singapura yang dibuka oleh Dubes RI untuk Singapura Andri Hadi yang juga bertindak sebagai tuan rumah. Kegiatan ISGC itu diikuti oleh pewakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Thailand, Denmark, Swedia, Brunei, Turki, Taiwan, Malaysia, Tiongkok, Australia dan PPI Filipina. Hadir pula pada kesempatan itu Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Zulham Effendi. ISGC adalah konferensi dan forum diskusi berskala internasional yang dikuti oleh perwakilan pelajar Indonesia di luar negeri. Selain itu juga hadir perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Pada forum ISGC itu, pemuda-pemudi Indonesia dari seluruh dunia diundang untuk bersama-sama menganalisa penyebab lunturnya nasionalisme pelajar. Dibahas pula upaya mengatasi asymmetric information yang terjadi antara pelajar di luar negeri dengan pemegang kepentingan di dalam negeri terutama terkait peluang kerja. Dalam forum itu diluncurkan website job portal untuk mengurangi permasalahan asymmetric informasi itu, dimana pelajar Indonesia di seluruh dunia dapat mencari peluang dan pekerjaan di Indonesia yang disediakan oleh pemerintah, BUMN dan swasta. Hadirkan sejumlah pembicara yakni Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan LB Panjaitan, Rizal Ramli serta Hary Tanoesoedibjo. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.