BNN Galakan Peran Masyarakat Pantau Jalur "Tikus"

id BNN, Jalur Tikus

BNN Galakan Peran Masyarakat Pantau Jalur "Tikus"

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta, (AntaraSumbar) - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggalakkan peran serta masyarakat guna memantau pelabuhan ilegal yang kerap dijadikan jalur "tikus" penyelundupan narkoba di Indonesia.

"Kita galakkan peran serta masyarakat di lingkungan itu," kata Kepala BNN Budi Waseso usai menandatangani nota kesepahaman BNN dengan Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA di Jakarta, Jumat.

Budi mengakui BNN kekurangan personil guna memantau pelabuhan ilegal yang dijadikan jalur penyelundupan narkoba di Indonesia.

BNN, menurut jenderal polisi bintang tiga itu tidak cukup mengandalkan petugas menjaga dan mengamankan pelabuhan yang berada di lokasi pedalaman Indonesia.

"Mereka (pelaku) akan memanfaatkan tempat yang diperkirakan tidak ada petugas," tutur Budi.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri itu mengungkapkan sebagian besar pelaku peredaran narkoba menyelundupkan barang haram tersebut melalui jalur laut menuju Indonesia.

Para pelaku memasukkan narkoba melalui pelabuhan menggunakan kapal laut, namun ada juga menyelundupkan dengan sistem pengiriman paket dan kontainer melalui bandara.

BNN juga telah bekerja sama dengan sejumlah negara asal pengiriman narkoba seperti Tiongkok, Hongkong, Malaysia dan beberapa negara Afrika dalam memberikan informasi dan berharap menindaklanjuti jaringan narkoba internasional. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.