87 Orang Tewas dalam Serangan Terhadap Barak Militer di Burundi

id Serangan, Barak, Militer, Burundi

Bujumbura, Burundi, (AntaraSumbar) - Sebanyak 87 orang --termasuk 79 pria bersenjata, empat prajurit dan empat polisi-- tewas dalam serangan terhadap barak militer pada Jumat (11/12) di Ibu Kota Burundi, Bujumbura, dan Mujejuru di Provinsi Bujumbura.

"79 penyerang tewas dan 45 orang lagi ditangkap sementara 97 senjata api dari berbagai jenis disita selama operasi tersebut. Di pihak kami, empat prajurit dan empat polisi tewas. Sembilan prajurit dan 12 polisi juga cedera," kata Juru Bicara Angkatan Darat Burundi Kolonel Gaspard Baratuza dalam satu pernyataan.

Baratuza menyatakan bahwa setelah menyerang barak militer Ngagara, sebagian penyerang bersembunyi di Jabe dan Nyakabiga dan pasukan keamanan "memburu" mereka serta menewaskan sisa penyerang.

"Operasi tersebut sekarang telah berakhir dan ini adalah jumlah korban jiwa terakhir," katanya sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi.

Pada Jumat pagi (11/12), lebih dari 150 orang tiga barak militer di Ibu Kota Burundi, Bujumbura, termasuk barak militer Ngagara, barak militer Logistik dan Akademi Militer (ISCAM) --yang berlokasi di Musaga.

Mereka juga secara berbarengan menyerang barak militer Mujejuru di Provinsi Bujumbura dengan tujuan "mencuri" senjata dan peralatan militer untuk menyerang penjara dan membebaskan tahanan, kata Baratuza.

Burundi menghadapi kerusuhan politik sejak April, ketika Presiden Pierre Nkurunziza mengumumkan upayanya untuk meraih masa jabatan ketiga, yang dipandang oleh oposisi dan masyarakat sipil sebagai pelanggaran terhadap undang-undang dasar negeri itu.

Krisis politik tersebut telah menewaskan lebih dari 300 orang dan memaksa sebanyak 200.000 orang mengungsi ke negara tetangga. (Xinhua-OANA)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.