Simpang Ampek, (Antara) - Warga Bukit Malintang Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan pemerintah setempat memperbaiki jalan menuju daerah itu.
"Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah kedaerah Jorong Bukit Malintang sebab kondisi jalan sangat memprihatinkan,"kata salah seorang warga Bukit Malintang, Lubis, Sabtu.
Menurutnya jalan menuju Bukit Melintang dari Paraman Ampalu Kecamatan Gunung Tuleh dengan kondisi jalan saat ini bisa memakan waktu satu jam perjalanan lebih karena masih banyak jalan tanah, berbatu dan berlobang.
"Jalan yang butuh perbaikan sekitar 10 kilometer lebih. Jika hujan turun maka jalan itu akan tergenang air, licin sehingga membahayakan pengendara,"ujarnya.
Ia mengatakan jika kondisi jalan membaik maka hasil sumber daya alam yang ada di dalamnya akan bisa dibawa dengan cepat, lancar dan tidak memakan biaya tinggi.
"Pada umumnya warga Bukit Malintang bermata pencarian sebagai petani, pekebun kelapa sawit, dan tanaman pangan lainnya,"sebut Lubis.
Wali Nagari (kepala desa) Sungai Aua, Erwin menanggapi permintaan warga tersebut maka pihaknya akan mengusulkan ke Pemkab Pasaman Barat agar nantinya memperbaiki jalan menuju Bukit Malintang.
"Kami juga merencanakan pada 2016 nanti akan menyediakan anggaran perbaikan jalan dari dana nagari (desa) yang ada,"sebutnya.
Menurutnya untuk memperbaiki jalan sekitar 10 kilometer itu tentu tidak bisa dengan dana nagari saja tetapi butuh dana instansi terkait dari Pemkab Pasaman Barat.
Pantauan di lapangan, jalan menuju Bukit Malintang itu cukup memprihatinkan. Mulai masuk dari daerah Paraman Ampalu, jalan yang berbatu, tanah liat dan bergelombang sudah ditemui.
Pengendara harus ekstra hati-hati melalui sepanjang jalan menuju Bukit Malintang. Apalagi jika hujan maka jalan itu akan digenangi air dan licin karena ada sebagian masih tanah. (*)
