Jambi, (ANTARA) - Rektor Universitas Jambi Aulia Tasman, mengatakan pihaknya telah menerima persetujuan dari Kemendikbud dalam pendirian lima fakultas dan penambahan 21 program studi di kampus itu. Lima fakultas itu adalah Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. "Ada lima fakultas dan 21 program studi yang disetujui oleh kementrian. Namun yang benar-benar baru, termasuk keberadaan sumber daya manusianya sebaga tenaga pengajar (dosen) adalah Fakultas Pertambangan dan Geologi," katanya. Secara umum, Unja sudah memiliki 1.000 orang dosen, tapi kemungkinan ke depan, pihaknya masih butuh beberapa orang dosen lagi untuk bekerja di universitas itu, khususnya yang mengajar mata kuliah geologi dan pertambangan. Namun, persiapan sumber daya manusia itu sebenarnya sudah dijamin oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk soal mekanisme anggaran dan pembiayaan. Pendirian Fakultas Pertambangan dan Geologi di Universitas Jambi sendiri, kata Aulia, telah melalui proses persetujuan oleh Kemedikbud dan bekerja sama dengan Institut Tehknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). "Jadi selain mekanisme pembiayaan dan anggaran, Kemendikbud juga sudah menjamin ketersediaan SDM. Soal dari mananya, itu akan diserahkan seluruhnya kepada Kemendikbud. Bisa jadi akan dihadirkan dari ITB dan ITS," katanya. Ke lima fakultas ini efektif akan mulai berjalan pada tahun ajaran 2013-2014. Soal gedung dan sarana serta prasarana, pihaknya sudah menyiapkan jauh-jauh hari. Gubernur Jambi Hasan Basri Agus menyatakan sangat bangga atas upaya dan usaha pihak Unja dalam memperjuangkan pendirian berbagai fakultas di kampus itu. "Saya bangga dan berterima kasih dengan Rektor atas upaya pendirian fakultas baru ini. Kita bersyukur sekali dengan persetujuan ini. Dengan itu diharapkan orang Jambi lebih memilih kuliah di Univeristas Jambi dari pada di luar daerah," katanya. Jambi memang sangat butuh dengan sumber daya manusia untuk membangun Jambi. Daerah ini memiliki sumber daya alam tambang yang sangat besat, batu bara dan minyak bumi. Tapi sampai saat ini, Jambi belum memiliki fakultas pertambangan atau lainnya. (*/sun)
Berita Terkait
Polisi Jambi evakuasi delapan pekerja tambang meninggal akibat longsor
Rabu, 21 Januari 2026 13:22 Wib
Adu tinju guru dan siswa di Jambi belum tuntas, berujung saling lapor ke polisi
Selasa, 20 Januari 2026 13:01 Wib
Brimob Jambi bangun jembatan darurat di Agam
Kamis, 15 Januari 2026 16:09 Wib
Pemprov Jambi dalami perseteruan antara guru dan siswa SMK 3 Tanjabtim
Kamis, 15 Januari 2026 12:03 Wib
Kapal pecah dihantam ombak, tiga ABK lolos dari maut diselamatkan tim SAR
Kamis, 8 Januari 2026 12:10 Wib
Lintas timur Sumatera di Tanjabbar Jambi sudah bisa dilalui kendaraan
Senin, 5 Januari 2026 15:33 Wib
Tindak lanjuti penyelesaian lahan transmigrasi di Muaro Jambi, Wamen Ossy: Harus hati-hati dan sesuai ketentuan hukum
Kamis, 1 Januari 2026 17:16 Wib
Lampung minta dukungan jadi tuan rumah PON 2032
Selasa, 30 Desember 2025 15:57 Wib
