Jakarta, (Antara) - PT Bank Sinarmas sedang mempelajari pembiayaan sektor maritim sebagai upaya membantu pemerintah mengembangkan sektor yang menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo tersebut. "Kami sedang memikirkan bagaimana cara membantu pemerintah mengembangkan sektor maritim, karena bisa dibilang sektor ini sebelumnya belum tersentuh," kata Direktur Utama Freenyan Liwang di sela-sela public ekspose Bank Sinarmas di Jakarta, Kamis. Ia mengatakan bahwa salah satu yang diperlukan untuk pengembangan sektor tersebut adalah konsep dan pemetaan dimana saja konsentrasi nelayan. "Apalagi selama ini perbankan lebih banyak mengarah kepada petani, seperti petani coklat, kopi atau perkebunan lainnya," kata dia. Freenyan mengatakan, walaupun Bank Sinarmas telah mempunyai beberapa nasabah dari industri perikanan, namun belum mencapai sisi mikronya dan masih pada sektor menengah ke atas. "Hal ini juga tak terlepas dari fakta bahwa industri maritim kebanyakan berada di wilayah Indonesia bagian timur," kata dia. Sementara Direktur Entreprise Banking Bank Sinarmas Loa Johnny Mailoa Bank Sinarmas mengatakan bahwa pihaknya memang belum spesifik menangani sektor tersebut. "Selama ini kami memang belum membuat spesifikasi khusus untuk sektor maritim, namun jika ada nasabah yang kebetulan bergerak di bidang itu, selama kami anggap layak, tetap kami biayai," katanya. (*/sun)
Berita Terkait
Bank Sinarmas Pontianak Ditembak OTK
Senin, 27 September 2021 14:07 Wib
Bank Sinarmas dilaporkan ke OJK atas dugaan penipuan
Kamis, 9 Januari 2020 6:51 Wib
Sinar Mas Berikan Bantuan Renovasi Masjid
Senin, 16 Januari 2017 10:58 Wib
DRPD Padang Tanggapi Laporan PHK PT Sinarmas
Minggu, 28 Februari 2016 11:55 Wib
Karyawan PT-Sinarmas Datangi DPRD Adukan PHK Sepihak
Selasa, 23 Februari 2016 14:08 Wib
Bank Victoria-Sinarmas Luncurkan Rencana Keuangan Keluarga VIP
Senin, 25 Agustus 2014 13:02 Wib
Sinarmas MSIG Life Bukukan Pendapatan Rp2,3 Triliun
Sabtu, 26 April 2014 20:59 Wib
Menara Sinarmas akan Miliki Akses ke MRT
Selasa, 15 April 2014 7:43 Wib
