Bangkai Babi Cemari Sungai di China
Senin, 11 Maret 2013 15:10 WIB
Shanghai, (Antara/Reuters) - Lebih dari 2.200 bangkai babi ditemukan terserak di sungai yang menjadi bahan baku utama air bersih untuk Shanghai.
Media massa melaporkan Senin, temuan itu memicu kekhawatiran akan terjadi pencemaran lingkungan dan gangguan terhadap keamanan pangan.
Bangkai-bangkai itu kemungkinan sengaja dibuang ke Sungai Huangpu di provinsi Zhejiang, jumlahnya diperkirakan bisa bertambah, demikian Global Times mengutip pernyataan kepala Biro Perlindungan Alam distrik Songjiang, Shanghai.
"Kita harus bertindak cepat memindahkan bangkai-bangkai tersebut agar tidak terjadi pencemaran di sungai," katanya.
Para petugas sedang menyelidiki kasus tersebut.
Sementara itu seorang petugas pada Biro Lingkungan Songjiang menolak memberi komentar pada Reuters.
Pemerintah Shanghai menulis pernyataan pada laman mereka dengan menjelaskan bahwa petugas sedang mengumpulkan bangkai babi itu dari sungai dan mengawasi secara ketat kualitas air bersih dan sejauh ini tidak terjadi pencemaran.
Pencemaran air yang disebabkan oleh sisa pupuk, bahan kimia dan sampah-sampah lain merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan di China.
Pemerintah berencana menanamkan modal 859 miliar dolar AS sampai sepuluh tahun mendatang untuk meningkatkan sistem pasokan air bersih.
Penemuan bangkai babi pada akhir pekan ini dengan cepat menyebar ke jejaring sosial dan para blogger mengecam pemerintah yang dianggap lamban dalam mengatasinya.
"Departemen terkait harus menyelidiki masalah ini sampai ke dasarnya," tulis blogger yang menyebut namanya Ting Tao.
"Pemerintah harus benar-benar memperhatikan kehidupan rakyat dan memecahkan keamanan pangan secepatnya." (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendag dalami temuan Singapura terkait babi asal Batam terinfeksi virus ASF
04 May 2023 15:33 WIB, 2023
Bupati: Olahraga buru babi budaya Sumbar yang gerakkan ekonomi masyarakat
29 January 2023 11:40 WIB, 2023
Beruang madu terjerat jerat babi hutan di Solok Selatan, BKSDA Sumbar berhasil mengevakuasi
25 January 2022 13:21 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018