37 Warga, 59 Teroris Tewas dalam Serangan Xinjiang 28 Juli
Minggu, 3 Agustus 2014 13:32 WIB
Beijing, (Antara/Reuters) - Serangan terhadap sebuah kantor polisi dan kantor-kantor pemerintah di wilayah Xinjiang, Tiongkok, pada akhir Juli menewaskan 37 warga sipil dan 59 "teroris" tewas, kata media pemerintah, Minggu.
Kantor berita resmi Xinhua mengatakan, serangan pada tanggal 28 Juli juga meninggalkan 13 warga sipil terluka.
Selain menewaskan 59 penyerang, Xinhua mengatakan polisi
menangkap 215 orang lain.
Serangan di barat laut wilayah Xinjiang China pertama dilaporkan oleh media pemerintah pada Selasa, namun laporan-laporan sebelumnya tidak memberikan rincian selain mengatakan puluhan orang tewas.
Sebelumnya dilaporkan bahwa sembilan gerilyawan ditembak mati dan satu ditangkap di wilayah barat jauh Tiongkok yang bergolak, Xinjiang, Jumat, kata media pemerintah. Dalam sepekan puluhan orang telah tewas di sana.
Surat kabar resmi Harian Rakyat mengatakan pada microblog-nya bahwa insiden tersebut terjadi di Hotan, Xinjiang selatan jauh, ketika lebih dari 30.000 warga sipil terlibat dalam operasi kontra-teror dengan polisi yang menemukan "tanda-tanda" geng teror beroperasi.
"Polisi dan 30.000 warga sipil serentak mengepung geng teror tersebut, dan sembilan dari mereka ditembak mati sedangkan satu ditahan," kata surat kabar itu.
Tidak ada polisi atau warga sipil yang terluka dalam operasi itu, katanya menambahkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Tiongkok biasanya menggunakan istilah-istilah seperti "geng teror" untuk menggambarkan gerilyawan Islam atau separatis.
Xinjiang adalah rumah bagi orang-orang Muslim Uighur, yang berbicara dalam bahasa Turki, dan telah dilanda oleh kekerasan selama bertahun-tahun yang pemerintah salahkan pada gerilyawan Islam atau separatis, yang dikatakan ingin mendirikan negara merdeka yang disebut Turkestan Timur. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018