
Pemkab Solok serahkan bantuan perbaikan rumah warga terdampak banjir

Solok (ANTARA) - Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menyerahkan bantuan perbaikan rumah kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.
Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok, Jumat menyampaikan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu pemulihan kondisi hunian masyarakat pascabencana.
Ia menyebutkan jumlah bantuan yang disalurkan untuk perbaikan rumah rusak tahap I sebesar kurang lebih Rp1.7 miliar dengan rincian rusak ringan untuk 72 KK dengan anggaran sekitar Rp1 miliar, dan rusak sedang dengan anggaran Rp630 juta.
Bantuan perbaikan untuk masing-masing rumah rusak ringan Rp15 juta per KK dan yang untuk rusak sedang sebesar Rp30 juta per KK.
Selain itu, seluruh penerima bantuan akan disalurkan melalui rekening masing- masing melalui Bank Mandiri Cabang Solok. Masyarakat juga menerima bantuan logistik berupa paket sembako, selimut, tikar, serta kebutuhan harian lainnya.
Ia juga apresiasi kepada pemerintah pusat dan BNPB atas dukungan yang diberikan dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.
”Terima kasih kepada BNPB, pemerintah pusat, serta Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, hari ini bantuan telah dapat kita serahkan kepada masyarakat yang terdampak," kata dia.
Selain itu, ia berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam memperbaiki rumahnya sehingga dapat kembali ditempati dengan aman dan nyaman oleh masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Pemerintah Kabupaten Solok juga berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.
"Selain dilaksanakan secara langsung, kegiatan ini juga diikuti secara virtual bersama BNPB, Pemerintah Pusat, serta seluruh kepala daerah terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar dia.
Pewarta: Rahmatul Laila
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
