Logo Header Antaranews Sumbar

BKSDA Sumbar tangani kemunculan beruang yang serang warga di Talamau

Minggu, 15 Februari 2026 20:37 WIB
Image Print
Tim BKSDA Sumbar saat menelusuri keberadaan beruang yang  sempat menyerang warga di Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (15/2/2026). ANTARA/HO-BKSDA. (Penanganan beruang)

Simpang Empat (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat turunkan tim menangani kemunculan beruang di Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat yang sempat menyerang tiga orang warga sekitar.

"Tim BKSDA sudah turun kelapangan bersama masyarakat setempat masih melakukan penelusuran arah larinya beruang itu," kata Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar Ade Putra di Simpang Empat, Minggu.

Menurutnya kemunculan beruang di daerah itu membuat warga sekitar khawatir dengan serangan beruang itu.

Ade menyebutkan pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 08.00 WIB terjadi serangan beruang terhadap warga yang sedang melaksanakan panen padi di kawasan Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Talamau.

Saat kejadian, para korban tengah beraktivitas di area persawahan. Seekor beruang tiba-tiba muncul dari sekitar lokasi dan menyerang warga yang berada di tempat tersebut.

"Warga di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sekaligus mengamankan situasi," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, tiga orang warga mengalami luka-luka yakni Aidil Putra (20), warga Barulak Sinuruik, Sabri (65), warga Talu, Talamau dan Maijasman (63), warga Barulak Talamau.

Setelah kejadian, sebagian warga menelusuri jejak beruang di sekitar lokasi sambil menunggu kedatangan pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Para korban dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini korban dirawat di RSUD Pasaman Barat dan Puskesmas Talu.

"Situasi di lokasi berangsur kondusif dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat," ujarnya.

Saat ini petugas BKSDA, termasuk dari BKSDA Agam, wali nagari beserta masyarakat setempat melakukan penelusuran arah larinya beruang.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026