Minggu, 20 Agustus 2017 - 28 Zulqaidah 1438 H

Budidaya Lebah untuk Perkuat Daya Tarik Wisata

Ilustrasi - (ANTARA FOTO/Akbar Tado)
Kegiatan produktif masyarakat berupa budidaya lebah madu tidak saja berdampak positif pada peningkatan ekonomi mereka, tetapi dapat pula memperkuat daya tarik wisata seperti di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.

Sehubungan dengan itu maka Pemerintah Kabupaten Padangpariaman tengah memperkuat daya tarik wisata di daerahnya dengan mengarahkan warganya untuk membudidayakan lebah madu.

"Upaya tersebut sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," kata Asisten I Pemerintahan Kabupaten Padangpariaman, Idarussalam saat Sosialisasi Budidaya Ternak Lebah Madu di Kecamatan Batang Anai, Padangpariaman.

Lebah madu tersebut dibudidayakan di Nagari Sungai Buluh Timur dan Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai. Daerah-daerah itu juga memiliki objek wisata Sarasah dan rumah pohon.

Dengan dua destinasi tersebut, maka wisatawan yang berkunjung ke sana tidak saja menyaksikan indahnya panorama alam namun juga dapat menyaksikan kegiatan budidaya lebah mencicipi nikmatnya madu asli.

Karena itu Pemerintah Kabupaten Padangpariaman memberikan pelatihan dan latihan kepada dua kelompok masyarakat tentang budidaya lebah madu di daerah tersebut dimana setiap kelompok terdiri atas 30 orang peserta.

Idarussalam juga mengimbau agar masyarakat tidak takut untuk mencari modal usahanya karena pemerintah setempat akan memberikan bantuan dalam mencarinya dari berbagai pihak.

Apabila budidaya tersebut berhasil maka akan dikembangkan pula di daerah lain karena kebutuhan masyarakat terhadap madu terus meningkat.

Sementara Camat Batang Anai, Suhardi mengatakan kedua nagari tersebut terletak di dekat kawasan hutan lindung sehingga dengan banyaknya lebah madu di sana maka dapat terhindar dari tindakan penebangan liar dan hasil madu lebah dapat lebih baik.

"Keberadaan budidaya pun berada di sepanjang jalan menuju objek wisata sehingga ke depan diharapkan dapat menambah jumlah wisatawan dan pendapatan masyarakat setempat," ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Padangpariaman, Hasan Basri mengatakan madu lebah dapat dimanfaatkan untuk kesehatan manusia maupun untuk kecantikan sehingga harganya mahal.

"Karena itu kita arahkan masyarakat untuk budidaya tersebut, apalagi dalam pemasaran madu pun tidak sulit dilakukan," tambahnya.

Jadi Industri
Berbeda dengan di Padangpariaman, di Kabupaten Dharmasraya pemerintah daerahnya justru berencana mengembangkan wilayah itu menjadi sentra penghasil sekaligus membuat industri madu hutan dengan memanfaatkan kawasan hutan yang masih luas di daerah tersebut.

"Pengembangan Dharmasraya sebagai sentra penghasil madu hutan ini telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat, apalagi sebagian besar wilayah Dharmasraya memiliki hutan untuk budidaya lebah madu," kata Bupati Dharmasraya, Sutan Riska.

Di wilayah itu terdapat tiga kecamatan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi penghasil madu, yakni Kecamatan Sungai Rumbai, Sembilan Koto, dan Pulau Punjung.

Selain itu berdasarkan hasil kunjungan lapangan tim Kementerian Perindustrian baru-baru ini, menilai Dharmasraya memenuhi kriteria untuk pengembangan industri madu lebah, sehingga peluang ini sangat baik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal itu dilihat dari segi hasil produksi madunya, petaninya, hingga ketersediaan lahan untuk pendirian pabrik untuk itu.

Pemerintah daerah Dharmasraya juga mendukung rencana program pengembangan industri madu lebah di wilayahnya, dengan melihat potensi yang dimiliki cukup untuk mengembangkannya cukup besar.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Dharmasraya, Zubrizal menambahkan kunjungan tim dari Direktorat Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian ke daerahnya merupakan tindaklanjut proposal yang sebelumnya telah diajukan pihaknya tentang pengembangan industri madu.

"Respon pemerintah pusat cukup positif, tidak lama setelah proposal kita ajukan tim turun langsung meninjau titik-titik lokasi produksi madu lebah. Alhamdulillah ada tanggapan," tambahnya.

Pemerintah pusat pun menargetkan minimal pada 2019 akan mengupayakan pengalokasian bantuan mesin peralatan pengolah madu untuk para petani Dharmasraya.

Namun, pemerintah pusat juga berharap adanya nota kesepahaman dengan pemerintah setempat sebagai tahap awal dalam pengembangan industri madu di Dharmasraya.

"Kami akan menunggu hasil selanjutnya dari pertemuan dengan pihak Kementerian, apapun yang diinginkan pemerintah pusat mudah-mudahan Dharmasraya dapat manyanggupi untuk kepentingan masyarakat banyak," tambahnya.

Manfaat Madu
Situs kesehatan Boldsky menyebutkan beberapa khasiat madu dan air hangat yakni, pertama mengatasi batuk dan dingin karena memiliki efek penyembuhan akibat infeksi dingin dan air hangat serta dapat pula mengobati sakit tenggorokan, dimana keduanya membantu membawa keluar dahak yang menumpuk.

Kedua, menurunkan berat badan, dimana kombinasi madu dan air hangat bisa membantu membakar lemak. Ketiga, menggerakkan usus, dimana meminum campuran madu dengan air hangat bisa membantu menjaga pergerakan usus secara teratur.

Selain itu saat pergerakan usus sangat halus, secara tak langsung ia membantu membersihkan usus besar dari toksin.

Keempat, meningkatkan energi tubuh dimana madu selain memberi energi tetapi tak membuat gemuk. Kelima, membantu kesehatan kulit karena madu memiliki banyak sifat antibakteri dan anti-jamur. Selain itu, meminum campuran madu dan air hangat juga bisa membantu mendapatkan kulit yang cerah dan sempurna.

Keenam, mengingkatkan sistem kekebalan tubuh dimana madu dapat meningkatkan kekebalan terhadap batuk dan dingin. Madu juga membersihkan sistem pencernaan dan meningkatkan kekuatan tubuh untuk melawan penyakit.

Ketujuh, meningkatkan metabolisme, tubuh dimana madu dan air hangat merupakan penguat untuk sistem metabolisme tubuh. Kedelapan, mencegah dehidrasi, dimana campuran air hangat dan madu bisa membantu untuk menambah cairan dalam tubuh, sehingga tetap terhidrasi dan energik sepanjang hari.

Kesembilan, madu baik untuk pencernaan, karena memiliki enzim yang dapat membantu tubuh mencerna makanan. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Fathul Abdi
Teknologi informasi kian hari kian berkembang. Jika dulu masyarakat melakukan segala sesuatu secara manual, kini bisa dilakukan ...
Baca Juga