Perajin Belango Terancam Punah

id Perajin Belango Terancam Punah

Perajin Belango Terancam Punah

Perajin Belango di Nagari Tigo Koto

Padang Panjang, (Antara) - Perajin belango (periuk dari tanah) di Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan terancam punah keberadaannya di daerah itu."Sudah banyak yang berkurang dari tahun ketahun perajin belango karena perubahan zaman," kata salah seorang perajin belango di jorong Galogandang Tigo Koto Ani, di Galogandang, Selasa.Ia mengatakan, berkurangnya perajin belango di Nagari tigo Koto tersebut tidak menjadi kendala berarti bagi masyarakat setempat, karena pekerjaan tersebut hanya industri rumah tangga."Ini merupakan pekerjaan sambilan di rumah, jadi tidak terlalu berdampak yang berarti terhadap perekopnomian masyarakat selama ini," katanya.Meski demikian lanjut Ani yang juga pedagang barang harian ini di nagari tersebut, masyarakat Galogandang berharap keahlian membuat belango tersebut bisa dilestarikan hingga akhir zaman."Membuat ini (belango) butuh keahlian khusus, sehingga sudah seharusnya dilestarikan sebagai salah satu ikon daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi," sebutnya.Wali Nagari Tigo Koto melalui Sekretarisnya Zulfahmi mengatakan, menurunnya minat masyarakat dalam mengolah tanah liat menjadi belango di Nagari itu karena ketatnya persaingan produk ttradisional dengan modern."Saat ini produk tradisional sudah kalah saing dengan periuk yang terbuat dari stainless, sehingga minat masyarakat dalam mempergunakan buatan dari tanah liat berkurang," katanya.Meski demikian ia juga berharap kepada pemerintah kabupaten agar bisa membina perajin tersebut. Meski tidak diminati atau tidak bisa dipergunakan lagi di era serba modern ini, setidaknya bisa menjadi barang antik."Setidak bisa menjadi cindera mata bagi masyarakat lainnya ketika berkunjung ke Nagari Tigo Koto," katanya. Perajin belango di Nagari Tigo Koto sebelumnya hampir di tiap rumah penduduk, namun saat ini hanya tinggal sekitar 20 perajin, itupun bis amenghasilkan produk satu kali dalam seminggu. (ben)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.