Cilacap, (Antara) - Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter yang terjadi pada hari Sabtu, pukul 12.14 WIB, merobohkan serambi bangunan Masjid Jami At Taqwa, Desa Kranggan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena kebetulan tidak ada warga yang sedang salat," kata Penasihat Takmir Masjid At Taqwa, Habib Muhammad saat dihubungi dari Cilacap. Menurut dia, kerugian akibat robohnya bangunan serambi masjid yang berlokasi di Desa Kranggan RT 05 RW 01, Kecamatan Pekuncen, tersebut diprakirakan mencapai Rp150 juta. "Masjid tersebut baru berusia sekitar 10 tahun," katanya. Kendati dirasakan cukup kuat, dia mengatakan bahwa gempa tersebut tidak mengakibatkan kepanikan warga Desa Kranggan. Seperti diwartakan, gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Cilacap pada hari Sabtu, pukul 12.14 WIB. Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa lokasi gempa tersebut berada di 8,48 derajat lintang selatan dan 109,17 derajat bujur timur atau 104 kilometer (bukan 140 kilometer seperti diwartakan sebelumnya) barat daya Kebumen dengan kedalaman 48 kilometer. "Namun gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami," katanya. (*/jno)
Berita Terkait
Pakar khawatir gempa Lempeng Indo-Australia robohkan Ngarai Sianok
Selasa, 25 April 2023 15:48 Wib
Pengunjuk rasa robohkan patung Christopher Columbus
Kamis, 11 Juni 2020 14:44 Wib
Pohon tumbang timpa mobil dan robohkan tiang listrik
Jumat, 24 Januari 2020 17:17 Wib
Kovalev Robohkan Mohammedi untuk Pertahankan Gelar
Minggu, 26 Juli 2015 17:51 Wib
Indonesia Belum Mampu Robohkan Tembok Tiongkok
Sabtu, 16 Mei 2015 19:12 Wib
Owi/Butet Robohkan Ganda Tiongkok di Prancis Terbuka
Sabtu, 25 Oktober 2014 7:37 Wib
Golovkin Robohkan Rubio untuk Pertahankan Gelar WBA
Minggu, 19 Oktober 2014 12:30 Wib
Klitschko Robohkan Leapai di Ronde Kelima
Minggu, 27 April 2014 9:48 Wib
