Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat sediakan 10.898 judul buku di perpustakaan daerah

Minggu, 10 Mei 2026 15:43 WIB
Image Print
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat saat mengadakan kegiatan pelatihan menulis di ruangan teater mini gedung layanan perpustakaan Pasaman beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyediakan sebanyak 10.898 judul buku dari berbagai jenis bacaan di perpustakaan umum daerah dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat di daerah itu.

"Tentu fasilitas perpustakaan harus dilengkapi termasuk buku. Jika buku lengkap maka kunjungan ke perpustakaan akan semakin meningkat," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Pasaman Barat Muharram di Simpang Empat, Minggu.

Menurutnya, perpustakaan umum daerah Pasaman Barat berada di Jalan Jalur 32 atau setelah Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM dan sebelum Kantor Dinas Pendidikan di Padang Tujuh.

"Tingkat kunjungan ke perpustakaan umum daerah juga mulai meningkat. Tercatat ada sekitar 38.621 kunjungan selama 2026 ini," sebutnya.

Dia mengatakan perpustakaan memiliki peran serta kontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Oleh karena itu, perpustakaan harus hadir dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat.

"Eksistensi perpustakaan perlu diberdayakan dan dikembangkan. Perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta dinamika yang terjadi dan menjadi penggerak transfer pengetahuan," ujarnya.

Dia menjelaskan gedung layanan perpustakaan daerah Pasaman Barat berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi dengan luas bangunan 1.088 meter persegi dalam dimensi 34 x 32 meter yang terdiri dari dua lantai.

Gedung ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti area baca umum, area baca untuk lanjut usia (lansia) dan disabilitas.

Selain itu juga ada ruang informasi dan sirkulasi, ruang referensi, ruang rak buku perpustakaan konvensional, studio mini, ruang pengelolaan bahan perpustakaan, area anak-anak dan ibu menyusui.

Kemudian ada ruang shalat, kantin literasi, ruang serba guna atau aula, fasilitas komputer, fasilitas internet, serta fasilitas scan buku atau alih media.

Dalam mendukung tingkat kunjungan ke perpustakaan itu, pihaknya juga melakukan berbagai kegiatan mulai dari perpustakaan keliling ke sekolah sampai menyediakan pojok baca dengan melibatkan instansi dan komunitas yang ada di suatu daerah.

Selain itu juga mengembangkan layanan digital, termasuk pemanfaatan media sosial Aplikasi Pasbar Membaca sebagai sarana akses koleksi digital.

Perpustakaan juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti sekolah, pemerintah nagari (desa) dan organisasi kemasyarakatan dalam rangka membangun ekosistem literasi yang kondusif.

"Kami juga melaksanakan kegiatan literasi yang bersifat edukatif dan rekreatif, seperti kegiatan mendongeng, video konten, bertutur, menulis, bedah buku serta festival literasi," ujar Muharram.

Pihaknya juga menggandeng Forum Pegiat Literasi (FPL), Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM), guru-guru seperti Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Pasaman Barat untuk melakukan berbagai kegiatan literasi.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026