
Pemkab Agam turunkan petugas periksa kesehatan hewan kurban

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menurunkan petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban menjelang disembelih menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, dalam memastikan kelayakan sapi dan kambing untuk dipotong.
"Kita menurunkan petugas untuk memeriksa hewan kurban satu minggu menjelang Idul Adha," kata Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengatakan petugas yang diturunkan itu berasal dari dokter hewan dan paramedik.
Pemeriksaan untuk memastikan kesehatan dan memastikan layak atau tidak layaknya dipotong saat Idul Adha.
Setelah itu dari usia, cacat atau sakit dan lainnya sesuai syarat dari hewan kurban tersebut.
"Pemeriksaan rutin kita lakukan setiap Idul Adha, agar sapi dan kambing yang dipotong sesuai dengan syaratnya," katanya.
Ia menambahkan tim pemeriksaan hewan kurban juga melakukan pemeriksaan setelah sapi dan kambing dipotong di masjid.
Pemeriksaan untuk memastikan sapi tidak mengidap cacing pita dan penyakit menular lainnya berupa jembrana, penyakit mulut dan kuku, penyakit kulit berbenjol dan lainnya.
Ini dalam rangka untuk menjamin konsumsi, karena tidak menutup kemungkinan secara penampilan sebelum dipotong kondisi baik dan setelah dipotong kondisi organ tubuh ada cacing.
"Apabila ini kita temukan, maka organ tubuh itu tidak layak dikonsumsi," katanya.
Ia memprediksi pemotongan hewan kurban mencapai 5.700 ekor pada Idul Adha 1447 Hijriah.
"Ini sesuai prediksi, karena kemampuan berkurban cukup tinggi dan bencana melanda daerah itu pada akhir 2025, tidak mengurangi makna berkurban umat," katanya.
Saat ini hewan kurban sudah berdatangan di pasar ternak di daerah itu.
Hewan kurban itu berasal dari Agam, kabupaten maupun kota tetangga dan Provinsi Lampung.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
