
24 unit koperasi desa merah putih di Pasaman Barat dalam tahap pembangunan

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan sebanyak 24 unit gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah tahap pembangunan dengan kemajuan pekerjaan rata-rata 35 persen hingga saat ini.
"Pembangunannya terus kita pantau dan sudah ada 24 koperasi yang dalam tahap pengerjaannya dari 90 nagari atau desa yang kita targetkan," kata Kepala Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat Agusli didampingi Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Binafrin Hadi di Simpang Empat, Kamis.
Terhadap pengerjaan bangunan koperasi itu pihaknya selalu melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak pelaksana di lapangan agar pekerjaan sesuai dalam dokumen dan tepat waktu.
Menurut dia bangunan Koperasi Desa Merah Putih itu berukuran 20x 30 meter dengan luas lahan secara keseluruhan 20x50 meter.
"Lahan untuk bangunan itu disiapkan oleh pihak nagari (desa) sehingga pelaksana tinggal membangun saja," katanya.
Sedangkan koperasi desa merah putih yang telah mengajukan lahan dan terverifikasi sebanyak 26 unit dan ada juga yang sedang diverifikasi.
"Ada juga satu koperasi desa merah putih yang telah melakukan. Usaha di Ampek Koto Kecamatan Kinali berupa usaha sembako, apotik dan brilink," katanya.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat Binafrin Hadi menambahkan 90 koperasi desa merah putih telah berdiri di Pasaman Barat dan telah memiliki badan hukum.
"Mudah-mudahan bangunan koperasi itu segera dapat selesai sehingga bisa dimanfaatkan bagi koperasi dalam upaya meningkatkan ekonomi warga di nagari atau desa," katanya.
Pihaknya juga telah melakukan pelatihan bagi pengurus koperasi yang telah ada dalam upaya meningkatkan kemampuan sumber daya mereka.
Koperasi desa merah putih itu, katanya, nanti akan menjadi sentra usaha masyarakat di nagari atau desa dengan melakukan berbagai usaha seperti pertanian, perikanan dan peternakan.
"Usaha yang akan dikembangkan nanti di prioritaskan sesuai potensi yang ada di nagari atau desa itu sehingga warga dapat menikmatinya. Pendapatan warga akan meningkat," ujarnya.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
