
Pemkab Pasaman Barat siapkan pojok baca guna tingkatkan minat baca

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan minat baca masyarakat mulai dari perpustakaan keliling ke sekolah sampai menyediakan pojok baca dengan melibatkan instansi dan komunitas yang ada di daerah itu.
"Kegiatan itu bertujuan mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat, khususnya yang berada jauh dari fasilitas perpustakaan," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Pasaman Barat Muharram di Simpang Empat, Rabu.
Menurutnya, penyediaan pojok baca disiapkan di lokasi strategis, seperti di Masjid Agung Baitul Ilmi dan Sekretariat Kantor Bupati Pasaman Barat.
Selain itu pihaknya mengembangkan layanan digital, termasuk pemanfaatan media sosial Aplikasi Pasbar Membaca sebagai sarana akses koleksi digital.
Pihak perpustakaan juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti sekolah, pemerintah nagari (desa), dan organisasi kemasyarakatan, dalam rangka membangun ekosistem literasi yang kondusif.
"Melalui kolaborasi itu diharapkan kegiatan literasi dapat dilaksanakan secara lebih luas dan menjangkau berbagai kelompok masyarakat," harap dia.
Untuk menambah semangat masyarakat dalam membaca, pihaknya juga melaksanakan kegiatan literasi yang bersifat edukatif dan rekreatif, seperti kegiatan mendongeng, video konten, bertutur, menulis, bedah buku serta festival literasi.
Pihaknya juga menggandeng Forum Pegiat Literasi (FPL), Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM), guru-guru seperti Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Pasaman Barat untuk melakukan berbagai kegiatan literasi.
Selain itu, kata dia, mengadakan lomba perpustakaan nagari yang diikuti dengan bimbingan teknis terkait literasi.
"Dengan berbagai kegiatan itu diharapkan minat baca masyarakat terus meningkat," katanya.
Pemkab Pasaman Barat juga telah memiliki perpustakaan umum daerah dengan jumlah buku sebanyak 25.215 eksemplar dengan 10.898 judul dari berbagai jenis bacaan.
"Tingkat kunjungan ke pustaka umum daerah juga mulai meningkat. Tercatat ada sekitar 38.621 kunjungan selama 2026 ini," katanya.
Untuk mendukung kegiatan literasi, pihaknya juga melibatkan mitra yakni Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, PKK, Bunda Literasi, komunitas pemuda /genre, Kementerian Agama, dan komunitas pegiat literasi.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
