Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris menegaskan penyelenggaraan lomba pacu perahu di Sungai Batanghari bukan sekadar ajang olahraga, melainkan bagian dari kampanye pelestarian lingkungan dan kebersihan.
"Dari kegiatan ini diharapkan ada efek ganda, ketika aktivitas sudah banyak di Sungai Batanghari, masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai dan tidak lagi menjadikannya sebagai tempat mandi, cuci dan kakus (MCK)," kata Al Haris saat membuka lomba pacu perahu di Kota Jambi, Sabtu.
Ia mengingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang sempadan sungai dapat mengubah kebiasaan membuang sampah ke aliran air serta perlahan meninggalkan penggunaan fasilitas MCK langsung di sungai.
Pemanfaatan aliran Batanghari untuk perlombaan, kata dia, merupakan upaya strategis guna mengembalikan fungsi sungai sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat, sebagaimana masa lalu.
Justru itu, ia mengimbau warga di sepanjang tepian sungai untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
"Kita kampanyekan agar tidak ada lagi sampah maupun limbah domestik yang dibuang ke sungai. Kita ingin sungai bersih agar masyarakatnya sehat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Lomba Pacu Perahu Abdul Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-69 Provinsi Jambi ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menjaring bibit atlet berprestasi.
Selain aspek olahraga, tambah dia, kegiatan ini juga diproyeksikan untuk pengembangan sektor pariwisata Jambi dengan menjadikan Sungai Batanghari sebagai simbol dan pusat kegiatan masyarakat.
