Menteri PU: pengerjaan sumur bor tempat ibadah diprioritaskan jelang Ramadhan

id Menteri PU,sumur bor ,Ramadhan,Gunung Nago, Padang, Sumatra Barat

Menteri PU: pengerjaan sumur bor tempat ibadah diprioritaskan jelang Ramadhan

Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo saat meninjau pengerjaan aliran sungai di kawasan Gunung Nago, Padang, Sumatra Barat (Sumbar) pada Jumat (30/1). ANTARA/FathulAbdi

Padang (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo menyatakan bahwa pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan sumur bor di tempat ibadah jelang Ramadhan 2026.

Hal itu ditegaskan oleh Dody usai meninjau pengerjaan aliran sungai di kawasan Gunung Nago, Padang, Sumatra Barat (Sumbar) pada Jumat (30/1).

"Dalam tahap sekarang kami terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak bencana, sedangkan tempat ibadah diprioritaskan menjelang puasa nanti," kata Dody di Padang.

Ia mengatakan hal itu sesuai dengan instruksi dari Presiden RI Prabowo untuk mewujudkan pemulihan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat usai terdampak bencana.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa total kebutuhan sumur bor untuk Kota Padang yang telah dipetakan mencapai 212 titik, sekitar 53 titik sumur bor telah dalam tahap proses pengerjaan.

"Jika ada Masjid atau Mushalla yang butuh namun belum masuk dalam 53 titik, tetap akan akan didahulukan, targetnya harus selesai menjelang bulan Ramadhan," katanya.

Ia mengatakan sikap itu sengaja diambil pemerintah agar kebutuhan air bersih di tempat-tempat ibadah masyarakat bisa dipenuhi pada bulan suci Ramadhan nanti.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan pengerjaan sumur bor sesuai dengan spesifikasi teknis dan kedalaman yang dibutuhkan.

Sementara itu Legislator asal Sumbar Andre Rosiade menyebutkan total anggaran yan& telah disiapkan untuk masa rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumbar mencapai Rp19 triliun.

Dana tersebut disiapkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat serta infrastruktur, seperti jalan, jembatan, irigasi, normalisasi sungai, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), gedung sekolah, perkantoran, masjid, mushalla, dan lainnya.

Anggaran itu menurutnya sudah disediakan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sebagai upaya memulihkan daerah terdampak bencana.

Presiden menginginkan agar daerah yang terdampak bencana bisa dipulihkan, dan dibangun kembali dengan kondisi yang lebih baik dari semula.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.