Solok (ANTARA) - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Padang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Wakil Bupati (Wabup) Solok Candra di Solok, Selasa, menyampaikan apresiasi kepada Peradi, khususnya Peradi Sumatera Barat, atas kepedulian dan kontribusi dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
“Bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi merupakan wujud nyata solidaritas, kebersamaan dan kehadiran organisasi profesi di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya.
Ia menjelaskan daerah setempat sebenarnya juga mengalami bencana cukup serius. Namun, berkat langkah antisipatif yang cepat dan terkoordinasi, dampak terburuk berhasil diminimalkan.
“Kami sampaikan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Solok telah menggelar rapat dan memerintahkan seluruh camat agar menyampaikan kepada wali nagari untuk mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS) agar segera mengungsi. Langkah ini yang membuat kita nihil korban jiwa dan nihil orang hilang,” katanya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut justru menimbulkan persepsi bahwa Kabupaten Solok berada dalam kondisi aman sehingga perhatian dari pemerintah tingkat atas lebih banyak tertuju ke daerah dengan jumlah korban jiwa yang tinggi.
Padahal, katanya, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dilakukan Pemerintah Kabupaten Solok patut mendapat apresiasi.
“Dari pemerintah provinsi dan pusat sendiri disampaikan bahwa seharusnya Kabupaten Solok mendapatkan apresiasi atas langkah cepat dan tepat dalam penanganan bencana yang terjadi,” katanya.
Wabup Candra juga memaparkan bahwa berdasarkan rekapitulasi dalam dokumen R3P Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), total kerugian yang dialami Kabupaten Solok mendekati Rp2 triliun. Meski demikian, Kabupaten Solok dinilai sebagai daerah dengan penyusunan dokumen R3P terbaik.
“Dokumen R3P Kabupaten Solok bahkan menjadi rujukan bagi BNPB. Kabupaten/kota serta provinsi lain yang terdampak bencana diminta untuk belajar ke Kabupaten Solok terkait penyusunan R3P ini,” ucapnya.
Melalui kegiatan penyerahan bantuan ini, dia mengharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga proses pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.
Bantuan dari Peradi ini menjadi simbol bahwa di tengah bencana, kepedulian dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun kembali harapan masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Peradi Padang salurkan bantuan ke warga terdampak bencana di Solok
