Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara terbuka meminta maaf terkait viralnya seorang wanita tunanetra yang jatuh ke got karena petugas Transjakarta (TJ) pada sebuah halte menolak memberi bantuan pendampingan.
“Secara khusus untuk ini, saya minta maaf,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Pusat, Selasa.
Pramono bahkan menegaskan akan menegur jajaran direksi Transjakarta.
Pramono mengatakan, dirinya sudah berulang kali mengingatkan kepada jajaran agar menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah disabilitas.
Oleh karena itu, Pramono tidak ingin ke depannya, kejadian serupa terjadi kembali.
“Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen Transjakarta. Karena saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa hal yang berkaitan dengan disabilitas, Jakarta harus lebih ramah,” tegas Pramono.
Sebelumnya, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta Tjahyadi DPM pun turut menyesalkan kejadian tersebut.
Tjahyadi mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang bersangkutan.
